.

Alumni UGM dan Forward Sulut bangkitkan budaya menghijaukan lingkungan

MANADO, beritanusantara.co.id – Kepedulian terhadap lingkungan tentunya bukan hanya sebatas kata-kata tapi harus dengan tindakan nyata. Berangkat dari pemahaman itu, Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berdomisili dan tinggal di Sulawesi Utara kembali membangkitkan budaya menghijaukan lahan lewat kegiatan menanam pohon. Aksi ini dihentak dengan menggandeng Forum Wartawan DPRD (Forward), Komunitas KAGAMA Peduli Lingkungan Hidup di Sulut beserta Komunitas KAGAMA Peduli Masyarakat Sehat.

Robby Mononimbar, perwakilan Forward mengatakan, kegiatan akan dilaksanakan diawali dengan jalan sehat yang akan di  lepas dari kantor lama DPRD Sulut yang finish di Taman God Bless Manado. Selanjutnya disana akan dilakukan penanaman pohon jenis cempaka di Taman Godbless Manado, Sabtu (06/01/2018)

“Jam 6 pagi kumpul di eks kantor dewan, samping gedung KONI. Kemudian kita jalan santai menuju ke Taman Godbless. Finisnya itu baru kita adakan penanaman pohon,” terang Robby kepada wartawan, Jumat (05/01/2018).

Diutarakan, ratusan bibit pohon telah disiapkan untuk ditanam.
“Yang menarik penanaman pohon itu diberikan hanya simbolik kepada para pejabat. Namun, nantinya pejabat itu akan menyerahkan ke anak-anak dari para jurnalis. Nah, anak-anak itulah yang akan menanam,” ungkap Robby.

baca juga : Bersama Senator Marhany Pua, alumni UGM di Sulut (KAGAMA) gelar diskusi akhir tahun

Sementara itu Walikota Manado GS Vicky Lumentut saat di hubungi terkait pelaksanaan kegiatan ini merespon penuh bahkan dirinya langsung menugaskan Kadis Lingkungan Hidup Hanny Waworuntu dan Kadispora Manado Laurens Umvoh untuk bekerjasama mengkoordinir kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini didukung oleh Pemkot Manado dalam hal ini pak Walikota GSV Lumentut dan Wakil Walikota Mor Bastian serta Dinas Kehutanan Provinsi Sulut juga Dinas Lingkungan hidup dan Dinas Pemuda dan Olahraga  Kota Manado. dan ,” pungkas Robby.

Adapun format acara ini merupakan ide dari salah satu alumni UGM di Sulut, yang juga Pengamat Politik dan Pemerintahan Taufik Tumbelaka.(***)

Penulis : Jeffrie Montolalu