Apa kabar Pacuan Roda Sapi di Minut ?

AIRMADIDI, beritanusantara.co.id – Pacuan Roda Sapi yang bergelora bahkan mengangkat nama Kabupaten Minahasa Utara (Minut), di beberapa even yang dilaksanakan dengan animo peserta yang cukup melimpah, sekarang seakan meredup dan nyaris tinggal kenangan.

 

Jika melihat rumput yang tumbuh liar dan semakin tinggi,  merupakan indikasi salah satu even kearifan lokal yang bila dikelola profesional dapat mendatangkan devisa bagi bumi Tonsea, sudah di tinggalkan. “Torang pernah dengar ada yang ba piara sapi Ban buat Pacuan, mar skarang so nda ada lagi, sampai lomba sapi pacupun tidak lagi didengar kegiatannya di Minut,” kata Rudi Ismail, salah satu warga Minut.

Salah satu lokasi Sapi Ban demikian akrab disebut untuk lomba Pacuan sapi ini yang terletak di desa Kolongan jalan Soekarno, tampak tidak terurus dan tersisa bangunan kayu tempat inspeksi dan panitia lomba dengan posisi hampir roboh.

“Pemkab Minut lewat Dispora jangan tidur dengan kondisi salah satu cabang olahraga lokal yang butuh sentuhan, harus ada inovasi dan berkolaborasi dengan dinas terkait lainnya, sehingga Pacuan Roda Sapi yang pernah populer dan menarik perhatian ini,  tidak punah dan hanya menjadi cerita, ” kata William Luntungan pemerhati Minut. (mt)