Bawaslu Sulut Ungkap Dugaan Eksodus Pemilih ke Minut

Pangellu : Kami Sedang Menyelidiki !

AIRMADIDI, beritanusantara.co.id – Bawaslu Sulawesi Utara (Sulut) melalui salah satu Komisioner Divisi Hukum, Data dan informasi Supriyadi Pangellu, Rabu (03/04/2019) di Raewaya Hills Airmadidi, mengungkapkan indikasi terjadinya eksodus secara besar-besaran pemilih dari luar terutama dari Kota Manado dan Kota Bitung, menuju ke Minahasa Utara (Minut), terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengabdi di Minut, tapi berdomisili di luar.

“Walaupun hal ini baru sebatas informasi dan dugaan, namun sebagai pengawas penyelenggaraan Pemilu, kami perlu waspada. Sebut saja jika terjadi perpindahan pemilih sebesar 1000 orang, apakah tidak krusial soal penambahan surat suara. Apalagi saat ini surat suara rusak, belum dilakukan penggantian,” kata Pangellu ketika didampingi Komisioner Bawaslu Minut Rahman Ismail.

Selanjutnya Pangellu menyebutkan, pihaknya sebagai pengawas di tingkat Provinsi, sedang menyelidiki dan sudah memberikan informasi ini ke Bawaslu Minut, untuk segera dilakukan langkah-langkah antisipasi, sehingga tidak berpotensi pelanggaran dan krusial di kemudian hari. “Kami juga sedang melakukan penyelidikan, dan juga sudah menyerahkan informasi perihal peluang bertambahnya pemilih di Minut, ketika perpindahan domisili ribuan ASN Minut ini dilaksanakan. Pindah domisili dijamin oleh undang-undang, namun jika terjadi pada saat menjelang pelaksanaan Pemilu, ini yang perlu disikapi bersama. Sudah tentu berpengaruh bagi ketersediaan surat suara, ketika warga yang baru pindah ini, mendatangi TPS dengan mengantongi Surat Keterangan Pindah Domisili yang juga dibolehkan oleh aturan yang ada, surat suara jika tidak tersedia, apakah tidak menjadi masalah?,“ tegas Pangellu.

Rahman Ismail ketika menanggapi informasi tersebut, mengaku tidak terkejut sebab analisa ini sudah disampaikan juga ke Bawaslu dalam beberapa forum internal yang dihadirinya. “Jika ini benar terjadi atau akan terjadi, marilah kita kerja secara bersama-sama dan Bawaslu Minut akan melibatkan wartawan, sehingga kami bisa bekerja secara Independen dan bebas dari intervensi dan semoga indikasi ini tidak ada, sehingga persoalan dikemudian hari tidak ada pula,” singkat Maman sapaan akrabnya. (mt)