Bertahan manual ditengah digital

Jasa Tukang Bordir Shopping Center 45

MANADO, beritanusantara.co.id –  Mencoba mengais rejeki dengan bermodalkan mesin bordir listrik manual, Amrulah Zanusi Halidu pria kelahiran Manado 37 tahun silam, tukang jahit bordir di Pasar Senggol Shopping Center pasar 45 tetap mengandalkan kepiawaian dan mencoba melawan serbuan masih bordir digital yang memanfaatkan komputer dalam bekerja.

“Rejeki dari Tuhan, ” demikian ungkapan Am, kawan kawan biasa menyapa pria beranak dua ini. Bicara soal hasil, karya tangan AM ini boleh diadu dengan hasil mesin bordir digital. Tak pelak banyak pelanggan yang tetap bertahan menggunakan jasa tukang bordir ini.

” Kalu sepi orderan saya tidak khawatir sebab selain bordir, bisa juga menerima orderan jahit dan kalu manjae baju, pasti masih digital tidak mampu kerjakan, ” katanya optimis.

“Pokoknya kalu ingin mencoba, silakan datang ke lapak saya, tapi hubungi dahulu nomor 081340662636,” tuturnya sambil melanjutkan kerja. (mt)