BKPSDM Minahasa Gelar Assessment pejabat di Minahasa

MINAHASA,beritanusantara.co.id  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), menggelar Assessment Test bagi calon Pimpinan Tinggi untuk menduduki jabatan struktural di lingkungan Pemkab Minahasa, bertempat di aula Kantor BKPSDM, Senin (01/07) pagi.

Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring MSi bersama Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry Robby Korengkeng SH MSi,
Inspektur Kabupaten Minahasa Frits Muntu SSos, Plt Kepala BKPSDM Minahasa Ir Teddy Kamagi, turut menghadiri pelaksanaan Assessment Test ini.

Plt Kepala BKPSDM Teddy Kamagi dalam laporannya megatakan, dasar dari lelaksanaan Assessment Test ini tertuang dalam Undang-undang nomor 5 tahun 2019, tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017, tentang manejement PNS serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor 13 tahun 2014, tentang tata cara pengisian jabatan Pimpinan Tinggi secara terbuka di Lingkungan Instansi Pemerintah.

“Salah satu kebijakan Pemerintah dalam menata SDM nya, khususnya yang akan menduduki jabatan struktural di tiap eselon adalah dengan cara Assessment Test. Hal ini bertujuan agar jabatan tersebut bisa diisi oleh orang yang tepat (right man on the right place). Perlu diketahui pula bahwa yang dapat diusulkan mengikuti Assessment Test adalah seorang yang sudah lolos persyaratan administrasi, seperti kepangkatan, riwayat pekerjaan dan pendidikan,” terang Kamagi.

“Pelaksanaan Assessment Test di lingkungan Pemkab Minahasa ini bertujuan untuk menjaring pemimpin atau pejabat yang memiliki Integritas, Kompetensi dan mampu mengelola setiap tugas kerja dalam satu posisi jabatan yang sesuai dengan bidangnya,” pungkasnya.

Sementara, Bupati ROR dalam sambutannya menyampaikan bahwa, kegiatan ini dilaksanakan dalam persiapan mengisi jabatan-jabatan yang kosong. “Kepada para peserta untuk bersyukur karena sudah diberi kesempatan untuk mengikuti Assessment Test ini,” kata Bupati.

Dia menambahkan, hasil Assessment Test ini bukan hanya mempersiapkan ke esselon II, tetapi juga meninjau keberadaan di jabatan saat ini, karena bila ditinjau dari keberadaan jabatan saat ini, tidak memadai dan akan menjadi pertimbangan untuk mutasi kedepan.

============================================================================== ******************* www.beritanusantara.co.id : Benar, Akurat dan Terpercaya ******************* ==============================================================================