Bocah 3 Tahun Ditemukan Meninggal di Selokan Kampung

Terjadi Saat Hujan di Desa Laikit Kecamatan Dimembe

DIMEMBE, beritanusantara.co.id – Nasib naas menimpa seorang bocah laki-laki Aldino Noya (3) warga desa Laikit Jaga VII Kec. Dimembe Minahasa Utara (Minut), yang ditemukan sudah meninggal dunia di sebuah selokan yang berjarak 1,5 kilometer dari rumah korban Jumat (11/05/2018) sekira pukul 15.15 WITA anak Olan Noya dan Ines Manua, keluarga Noya Manua.

Menurut penuturan Olan Noya (20) ayah korban, Saat hujan turun dengan lebat, sekira pukul 14.00 WITA, korban Dino (sapaannya) diketahui meminta izin bermain air hujan di sekitar rumahnya di Lorong sebutan Koka desa Laikit jaga VII, yang ternyata juga terdapat sebuah selokan di belakang rumah.

Tak lama kemudian sang ayah ini mencari korban , namun tidak ditemukan sekira pukul 15.25 WITA. Dirinya bergegas mendatangi lokasi ketika menerima informasi penemuan seorang anak di dalam selokan air di lorong Maloy wilayah desa Laikit juga, dalam posisi tidak menggenakkan baju (telanjang) dan tersangkut di sebatang kayu serta bebatuan. Dan sangat terkejut ketika memastikan bahwa anak yang terdapat dalam selokan itu adalah Aldino yang dicarinya.

Sementara itu berdasarkan penuturan Deintje Wagiu (57) warga Laikit Jaga VI, dirinya ketika melewati kompleks selokan Lorong Maloy, hendak kembali ke rumah setelah melayat duka sekira pukul 15.15 WITA kemudian singgah di sebuah warung, tanpa sengaja melihat sesosok anak laki-laki dalam keadaan terlentang dan tidak menggenakkan pakaian tergeletak di dalam saluran air dan tersangkut pada pelepah daun kelapa, yang semula disangka boneka. “Setelah melihat dari dekat, saya melihat ternyata anak laki-laki yang ada dalam got,” kata Deintje.

Melihat kondisi tersebut, Deintje bergegas memanggil warga yang tak lama kemudian sudah memadati lokasi penemuan itu.

Bahkan berdasarkan penuturan masyarakat, mereka sempat melihat korban sedang bermain hujan di sekitar rumahnya.

Setelah menerima laporan masyarakat, anggota Polisi Sektor Dimembe langsung bergerak dan mengamankan lokasi serta membawa korban didampingi keluarga ke RSUD Walanda Maramis Airmadidi untuk penanganan selanjutnya.

Kapolsek Dimembe AKP Saguh Rianto SIP ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian penemuan anak laki-laki dalam selokan dalam kondisi sudah meninggal dunia. “Kami sudah melakukan penangan hingga ke RSUD Walanda Maramis, namun ada penolakan pelaksanaan Autopsi dari pihak keluarga,” kata Kapolsek. (mt/*)