Bupati VAP Perintahkan Pembayaran Honor THL Sat PolPP

AIRMADIDI, beritanusantara.co.id – Polemik dan keluhan sejumlah Tenaga Harian Lepas (THL) yang bertugas di Satuan Polisi Pamong Praja (SatPolPP) terkait pemotongan honorarium bulanan oleh Kasat PolPP dengan alasan terdapat dalam kontrak, mendapat tanggapan keras bupati Vonnie Anneke Panambunan yang tidak setuju dengan kebijakan tersebut.

VAP, Senin (13/08/2018) kepada beritanusantara.co.id, mengatakan dirinya sudah memerintahkan kepada Kasat PolPP Theo Lumingkewas, untuk segera melakukan pembayaran honorarium secara utuh tanpa ada potongan, sebab merupakan hak THL yang bersangkutan.

“Saya sudah perintahkan kepada kepala satuan Pol PP untuk segera membayar honor yang menjadi hak THL, tanpa ada potongan,” tegas VAP.

VAP mengaku prihatin terhadap keluhan THL Pol PP yang dipotong honornya yang belum seberapa tersebut. “Kan kasihan mereka (PolPP) yang terkena pemotongan yang sangat besar, apalagi yang telah berkeluarga dan memiliki tanggungan,” kata bupati pilihan rakyat Minut ini.

Dilain pihak, kepala Inspektorat Minut Mayuntu Umbase mengatakan, secara adnimistratif pola pemotongan honorarium, harus dilakukan secara hati-hati, apalagi menyangkut kinerja THL. Umbase kemudian menyebutkan pemotongan dengan alasan disiplin harus dikaji kembali, sebab bentuk penekanan kedisiplinan dapat dilakukan secara administratif yakni teguran lisan, tertulis, pembinaan dan kemudian pemutusan kontrak kerja. “Pemotongan honorarium harus normatif dan memperhatikan rasa kemanusiaan, pada prinsipnya pengawasan disiplin dapat dilakukan dengan teguran lisan, tertulis dan jika sudah tidak lagi dapat dibina, maka dapat diputuskan kontrak ditandai dengan tidak lagi di anfrak honorarium yang bersangkutan,” kata Umbase.

Mirisnya lagi, beberapa THL yang bertugas SatPol PP Minut, ternyata sedang menunggu pengangkatan sebagai PNS dalam kategori K-2. “Klasifikasi Honorarium yang diterima, berdasarnya masa kerja atau lamanya bertugas, hal ini sehingga menyebabkan bervariasinya honorarium yang diterima yakni berkisar 2 juta – 1,5 juta rupiah.

Kasat Pol PP dan Kebakaran Minut Theodorus Lumingkewas ketika dikonfirmasi mengatakan, skan melaksanakan instruksi bupati, untuk membayar honorarium. “Saya akan melaksanakan sesuai dengan Instruksi Ibu Bupati,” singkat Theo sapaan akrab Kasat.

Kebijakan bupati ini, mendapat sambutan positif THL Satpol PP, bahkan ketika ditemui beritanusantara.co.id, anggota SatPol PP mengaku senang dan berterimakasih kepada bupati.

“Kami berterima kasih kepada ibu Bupati, dan semoga kejadian ini tidak berulang,” kata salah satu anggota SatPol PP yang menolak menyebutkan namanya.