Dikuatirkan, Hadiah Porprov Rp 29,5 Milyar dari Gubernur Olly Tidak Jelas Sasarannya

MANADO, beritanusantara.co.id – Patut diapresiasi niat dan kepedulian Gubernur Olly Dondokambey guna memajukan olah raga daerah. Terbukti, selain sukses menghidupkan iven pertarungan atlet antar daerah se-Sulut lewat ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX 2017, yang telah belasan tahun hilang (dulunya bernama Porda), dana berbandrol Rp 29,9 Milyar ikut pula dijanjikan sebagai pemantik atau perangsang bergeloranya kembali olahraga daerah.Sayangnya, substansi atas dana sebanyak itu sebagai hadiah suksesnya hajatan dua tahunan tersebut, tidak jelas peruntukkannya.
Sejumlah atlit daerah menilai, hadiah dari gubernur atas prestasi dan keikutsertaan daerah dalam Porprov IX, jangan disalah-salurkan dan salah manfaatkan. Hadiah itupun dituntut harus jelas substansinya.

“Kepedulian pak gubernur untuk mengangkat potensi olah raga lewat Porprov itu membuat kami bangga. Apalagi ada hadiah yang kami anggap sebagai perangsang agar kami lebih giat meningkatkan prestasi. namun hadiah itu harus dijelaskan tujuan dan pemanfaatanya, apakah itu hadiah bagi kepala daerah, koni daerah atau untuk pengembangan atlit di kabupaten kota,” sebut sejumlah atlit yang enggam identitas mereka dipublikasikan ketika berdiskusi dengam media ini, di kompleks lapangan KONI Manado, Rabu (18/10).

Lanjut kata mereka, gubernur harus menjelaskan secara mendetail, untuk apa dan siapa hadiah itu diberikan. Hal ini agar tidak menimbulkan polemik antara atlit, pengurus KONI dan kepala daerah di kabupaten/kota. “Kalau hadiah itu untuk kepala daerah, itu tidak masalah. yang jadi masalah jika itu untuk pengembangan cabang olah raga, tetapi kemudian itu justru hanya diklaim milik kepala daerah atau pengurus cabang olahraga tertentu saja. Jadi ini harus jelas,” sebut mereka lagi.

Diketahui, hadiah uang milyaran rupiah itu dijanjikan oleh gubernur saat membuka dan menutup Porprov IX 2017 di Kabupaten Minahasa. Dimana,untuk juara umum memperoleh hadiah sebesar Rp 10 Miliar, juara II umum sebesar Rp 5 Miliar dan III umum sebesar Rp 2,5 milyar. Selain itu, setiap kabupaten kota yang ikut akan diberi uang pembinaan sebesar Rp 1 miliar.
Hajatan ini sendiri diikuti 15 kabupaten dan kota se-Sulut. dengan begitu, total hadiah yang dijanjikan gubernur berjumlah Rp 29,9 Milyar, dengan perincian, total untuk juara umum baik pertama, kedua dan ketiga berjumlah Rp 17,5 Milyar. Dan 12 kabupaten/kota yang ikut namun tidak meraih juara, totalnya Rp 12 Milyar.

Penulis : Jeffrie Montolalu

Leave a Reply