Dispora, BNN dan Polres Minut Sosialisasi Bahaya Narkoba

Kepala BNN Sulut Apresiasi Positif Dispora Minut

AIRMADIDI, beritanusantara.co.id – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Kamis (06/12/2018) di SMK Perintis Kema, menggelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda dan Pencegahannya yang dibuka secara resmi Sekretaris Daerah Kabupaten Minut, Ir. Jemmy Kuhu, MSi.

Kuhu dalam sambutannya menyatakan dukungan kepada Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora, yang tetap melaksanakan kegiatan ditengah keterbatasan penganggaran yang ada.

“Kegiatan ini adalah hal yang positif sehingga diharapkan secara rutin dilakukan, mengingat generasi muda harus terus diberikan pemahaman terhadap bahaya penggunaan Narkoba. Dan hal ini juga dapat dilakukan sosialisasi dengan berbagai pendekatan, seperti pendekatan secara langsung maupun melalui media cetak dan elektronik,” kata Kuhu

Sementara itu, Kadispora Minut, Drs. Maxmillian Tapada,MSi  menyebutkan kegiatan sosialisasi ini merupakan kali pertama dilakukan di Kecamatan Kema, sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam melindungi generasi muda dengan memberikan pemahaman yang benar tentang bahaya narkoba bagi generasi muda.

Secara terpisah pelaksana kegiatan kepala bidang (Kabid) Pemberdayaan Pemuda Harter Nelwan, SE,M.Ec.Dev mengatakan dirinya sangat berterima kasih, dengan kehadiran kepala BNN Provinsi Sulut  Brigjend (Pol) Drs Utomo Heru Cahyono, M.Si, dan menjadi narasumber.

“Kehadiran dan perhatian ini, merupakan semangat semangat bagi kami Dispora Minut, untuk terus bersosialisasi kepada generasi muda dengan membawa slogan, TOLAK SEMUA NARKOBA,” tutur Nelwan.

Sementara itu, dalam pemaparannya, Kepala BNN Sulut Brigjend Heru menyebutkan dirinya sangat mengapresiasi positif kegiatan yang dilaksanakan di Minahasa Utara.

“Perlu disampikan bahwa kegiatan kita pada hari ini, telah dilaporkan ke BNN Pusat,” tegas Heru

Narasumber lainnya dalam sosialisasi ini, Kasat Narkoba Polres Minut AKP Hilman Muthalib SH dan perwakilan Yayasan Basudara Plus yang menghadirkan narasumber pengidap HIV/AIDS karena pemakaian narkoba. Testimoni dari narasumber tersebut sangat menyentuh para peserta dan lebih memberikan motivasi untuk semua generasi muda di Minahasa Utara agar sepakat menolak penggunaan narkoba. (mt/***)