DPRD Minut Tegaskan Agenda Hearing Jle’s Dive Centre and Resort

AIRMADIDI, beritanusantara.co.id – Mencuatnya dugaan reklamasi pantai yang menyalahi aturan lingkungan hidup di Desa Minaesa Kecamatan Wori, langsung mendapat perhatian Ketua DPRD Minut Berty Kapojos, S.Sos.

DPRD Minut menurut Kapojos dalam waktu dekat sudah mengagendakan hearing dengan Jle’s Dive Centre and Resort.
“Kita akan agendakan hearing j Jle’s Dive Centre and Resort untuk memperjelas persoalan yang ada, apakah ada pelanggaran atau tidak terhadap aturan lingkungan hidup,” kata Kapojos kepada wartawan, Senin (29/07/2019).
Bahkan dukungan hearing juga disampaikan anggota Komisi I DPRD Minut Lucky Kiolol.
Putera Matungkas ini menyebutkan dirinya juga merasa perlu mengetahui kondisi sebenarnya, sehingga mendukung jika perusahaan objek wisata tersebut perlu dipanggil untuk mengklarifikasikan soal adanya proyek reklamasi tanpa Amdal tersebut. Sebab sampai saat ini, resort tersebut masih sementara proses kajian lingkungan hidup.
“Baiknya perusahaan resort tersebut kita panggil. Jika memang jelas-jelas menyalahi aturan, maka siap berhadapan dengan proses hukum,” katanya.
Ditambahkan Kiolol, ijin reklamasi tidak boleh sembarang dikeluarkan oleh pemerintah. Apalagi, lokasi tersebut sangat berdekatan dengan kawasan Konservasi Taman Laut Bunaken. “Sepengetahuan saya, kalau ijin reklamasi itu harus disetujui kementerian terkait,” tambahnya.
Diketahui, Jle’s Dive Centre and Resort di Desa Minaesa Kecamatan Wori diduga telah melakukan reklamasi pantai tanpa ada kajian lingkungan, bahkan berdasarkan pengakuan hukum tua Minaesa, pihak perusahaan tidak pernah berkoordinasi dengan pemerintah desa.(mt)

============================================================================== ******************* www.beritanusantara.co.id : Benar, Akurat dan Terpercaya ******************* ==============================================================================