Dua Pekerja Toko Bangunan diTondano adu mulut berujung Maut.

MINAHASA, beritanusantara. Co. Id- Polres Minahasa berhasil ungkap kasus penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya lelaki Refolusi Paredea (26) yang terjadi pada Sabtu (26/01) di kelurahan Kendis Kecamatan Tondano Timur.
Kapolres Minahasa, AKBP Denny Situmorang kepada sejumlah media, Senin (28/01) membenarkan terkait adanya penganiayaan yang berakibatkan korban tewas tersebut.
“Dengan kejadian ini tim Reskrim Polres Minahasa di bawa komando Kasat Reskrim AKP Frangky Ruru langsung bergerak mengumpulkan data saksi dan ternyata dari hasil penyelidikan diketahui Tersangka berinisial BK (56) warga Papakelan kecamatan Tondano Timur,” ujar Situmorang.
Lanjutnya Kapolres , soal kronologi kejadian, berawal saat korban dan tersangka bersama teman-teman mengkonsumsi Minuman Keras (Miras). Kemudian terjadi perdebatan antara terduga pelaku dan korban. sesaat kemudian korban bersama pelaku melakukan perjalanan ke Papakelan kediaman tersangka.
Saat melintasi kelurahan kendis, tersangka melakukan menganiaya terhadap korban dengan tangan, dan dilanjutkan memukul korban dengan sebilah kayu secara berulang- ulang sehingga korban tewas.
“Dari hasil penyelidikan yang di dalami dan dari keterangan para saksi, maka kami menetapkan BK sebagai tersangka pelaku diancam dengan pasal 338 KUHP dengan kurungan penjara maksimal 15 tahun, subsidier Pasal 351 ayat 3 dengan hukuman 7 tahun penjara,” ungkapnya.
Situmorang menjelaskan motif persoalan kejadian tersebut dikarenakan adanya sengketa pribadi antara tersangka dan korban hingga berujung maut,sehingga disimpulkan kejadian ini murni penganiayaan dan pembunuhan oleh tersangka bukan hal-hal lain seperti beredarnya informasi di masyarakat melalui media sosial bahwa kejadian diakibatkan aksi Begal atau kecelakaan bahkan terjadinya penikaman dengan menggunakan barang tajam Atau penghadangan “saya sebagai Kapolres minahasa menegaskan¬† info tersebut keliru,”tegas Situmorang.
Ditambahkan Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal, AKP Franky Ruru Korban dan Tersangka satu tempat kerja yaitu di toko bangunan di kelurahan Wewelen Tondano barat dan Tersangka dan barang bukti sudah diamankan sejak hari Minggu (27/01) di Mapolres untuk penyidikan lanjut. “pungkas Ruru. (Uno)