Gaghana Usulkan Harry Wolff Jabat Plt Sekda Kabupaten Sangihe

SANGIHE, beritanusantara.co.id – Berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sangihe, Edwin Roring, membuat jabatan Sekda saat di isi oleh Pelaksanan Harian (Plh) Harry Wolff.

Bupati Kabupaten Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, saat dikonfirmasi awak media terkait figur yang diusulkan untuk jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Sekda, mengatakatan sudah sejak pekan lalu nama Plt Sekda diusulkan ke Gubernur Sulawesi Utara.

“Untuk jabatan Plt Sekda, merupakan usulan Bupati ke Gubernur, dan sekarang kita menunggu surat keputusan (SK) dari Gubernur,”ujar Gaghana, usai memimpin rapat evaluasi kinerja OPD, Kamis (6/2).

Gaghana mengungkapkan, figur yang diusulkan sebagai Plt Sekda, yaitu pejabat sekarang ini menjabat sebagai Plh Sekda, Harry Wolff.

Disentil terkait usulan nama-nama untuk pejabat Definitif Sekda, Gaghana menyampaikan belum ada usulan, karena harus ada Plt Sekda terlebih dahulu.

“Kalau untuk pejabat definitif, kami belum meberikan usulan ke Gubernur, karena harus mengikuti prosedur yang ada. Dan tentunya untuk pejabat defitinif harus mengikuti fit and propertest,”jelas Gaghana.

Sementara itu, Plh Sekda Kabupaten Sangihe, Harry Wolff, menanggapi pernyataan Bupati Sangihe terkait namanya yang diusulkan sebagi Plt Sekda mengatakan, ini merupakan sebuah tanggung jawab ketika sebagai bawahan harus siap melaksanakan perintah atasan.

“Memang sekarang ini, saya dipercayakan sebagai Plh Sekda, ketika Sekda berhalangan sementara, namun jika Sekda berhalangan tetap, ditunjuk juga sebagai Plt. Terkait kondisi ini tentunya delegasi tugas yang diberikan pimpinan kita sebagai bawahan, menerima tanggung jawab yang diberikan,” kata Wolff.

Wolff mengungkapkan, sebelumnya sudah sering mendengar tanggapan miring dari berbagai pihak mengenai kapasitasnya jika dipercayakan sebagai Plt Sekda.

“Dalam suatu penyelenggaraan pemerintahan daerah, tanggung jawab sangatlah besar, jadi wajar jika ada pihak memberikan kritik dan masukan terkait kapasitas figur yang dipercayakan mampuh untuk memegang tugas yang diemban dan diberikan,”ungkap Wolff.

Wollf menambahkan, terkait berbagai pendapat masyarakat itu hal yang manusiawi dan wajar, karena tidak ada manusia yang sempurnah. Pada prinsipnya ketika dipercayakan pimpinan untuk melaksanakan tugas ini, dirinya bersedia bekerja dengan tulus. (allen)

============================================================================== ******************* www.beritanusantara.co.id : Benar, Akurat dan Terpercaya ******************* ==============================================================================