GMBI Sulut Prihatin Perusakan 10 Waruga di Kaima

KAUDITAN, beritanusantara.co.id – Sedikitnya 10 benda Cagar Budaya berbentuk Waruga yang terletak di Desa Kaima, Kecamatan Kauditan kabupaten Minahasa Utara (Minut) ditemukan sudah dalam keadaan rusak akibat dibongkar oleh oran yang tidak bertanggung jawab. Ketua Wilayah (Ketwil) Sulawesi Utara Ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Howard Hendrik Marius, STh mengatakan belum dapat diketahui siapa dan apa motif pelaku yang tega merusak aset kebudayaan yang ada di desa Kaima.


“Sebagai masyarakat kami merasa terpanggil untuk melindungi peninggalan kebudayaan yang juga dilindungi oleh undang-undang, dan apapun motif pelaku perusakan ini adalah tindakan biadab,” kata Howard.
Selanjutnya menurut Howard, harus ada langkah hukum dan mendesak aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan terkait perusakan benda budaya ini. “Jika dibiarkan maka akan berpeluang terjadi kembali di masa yang akan datang dan kami sebagai warga terutama desa Kaima, mendesak aparat terkait terutama kepolisian untuk melakukan langkah hukum,” kata Pengki sapaan akrabnya.


Terkait perusakan ini jelas diatur dalam Undang-undang Nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya.
Pada Pasal 66 ayat 1 disebutlan,  setiap orang dilarang merusak cagar budaya. Sementata pasal 105 mengatur setiap orang yang dengan sengaja merusak cagar budaya sebagaimana di maksud dalam pasal 66 ayat 1 dipidana dgn pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 15 tahun atau denda paling sedikit Rp500.000.000 atau paling banyak Rp5.000.000.000. (mt)