H-1 Natal, warga lokal dan turis Tiongkok ‘berjibaku’ di Pasar Tradisional Tomohon

TOMOHON, beritanusantara.co.id – Satu hari (H-1) jelang perayaan Hari Raya Natal, Pasar Tradisional di Kota Tomohon kembali dijubeli ribuan bahkan ratusan ribu warga baik pedagang maupun pembeli. Meski situasi ini sudah lumrah terjadi di setiap menghadapi hari raya, namun fenomena  kali ini terkategori unik, karena puluhan turis dari mancanegara khususnya Tiongkok ikut pula berjibaku di pasar yang terkenal ekstrim ini.

Terpantau, pada Senin (24/12/2018) sejak pagi ribuan warga telah berdatangan di pasar tradisional Tomohon. Bahkan hingga sore hari aktivitas sangat padat dan ramai akibat warga yang datang silih berganti.

Sementara itu,  bahan pokok dan lainnya semuanya terlihat cukup bahkan berlebihan disajikan oleh kalangan pedagang, baik pedagang tetap maupun musiman. Terkait harga bahan baku, sejumlah pedagang maupun pembelu mengakui tidak ada kenaikan yang signifikan, khususnya sembilan bahan pokok.

Kendati sangat ramai dan padat, namun semua pihak yang berinteraksi di dalam areal pasar termasuk yang memanfaatkan lokasi tambahan, situasi keamanan tetap terjaga dan kondusif. Ini dipicu kesigapan dan strategi yang diterapkan PD Pasar Kota Tomohon dibawah kendali Direktur Utama Noldy Montolalu, dalam mengantisipasi dinamika perayaan Natal.

“Seperti biasa, tiap kali menyambut hari raya besar keagamaan, kami telah menyiapkan strategi agar semua pihak mendapatkan kenyamanan saat datang di pasar Tomohon. Faktor keamanan tetap yang jadi prioritas kami jaga dan itu kami telah koordinasikan dengan aparat keamanan,” ujar Direktur Operasi PD Pasar Tomohon, Wilhelm Albet Gonta.

Lanjut jelasnya, pengaturan utama yang juga diterapkan adalah tidak mengijinkan pedagang berjualan di badan jalan atau lokasi-lokasi tertentu. Sebab, untuk pedagang musiman telah disiapkan tempat khusus.

“Ada sekitar dua ratusan pedagang musiman yang datang. Dan semuanya kami layani dan berikan ruang untuk tempat berdagang. Semuanya itu kami sajikan untuk kepentingan masyarakat kota Tomohon, ujarnya.