Hanny J. Pajouw ‘Dijebak’ Sandiwara Pertemanan

MANADO, beritanusantara.co.id, – Teman dan pertemanan memang sangat sulit dimaknai jika tanpa dilandasi ketulusan. Alhasil, banyak yang akhirnya terseret ke pusaran sandiwara yang sengaja dimainkan demi sebuah pemenuhan hasrat semata. Ini sepertinya yang mungkin di alami Calon Wakil Walikota Hanny Joost Pajouw (HJP), yang akhirnya terjebak pada kamuflase pertemanan yang sarat akan alibi dan motif terselubung.

Hal miris itu mendera HJP pasca pertemuan dengan teman tandingnya di pentas suksesi politik Kota Manado, yaitu Harley Mangindaan yang di kalangan kerabat dekatnya biasa disapa dengan sebutan Bang Ai. Moment yang awalnya begitu indah dan diapresiasi banyak pihak sebagai wujud pendidikan politik dan demokrasi yang baik itu, akhir sirna dan hanya menjadi kenangan tak berarti. Imbasnya ikatan pertemanan yang apik antara HJP dan Bang Ai ikut pula tergerus.

Hal yang tidak menyenangkan itu, terpantik oleh statmen bersifat konsumsi publik yang dilontarkan oleh Bang Ai. Disebutkan, dalam pertemuan itu, keduanya sempat membahas tentang topik hasil survey Pilkada Manado yang prosesnya sementara diikuti oleh keduanya.

Menariknya, oleh HJP hal itu dianggap tidak sesuai dengan realita yang terjadi. Menurutnya, dalam pertemuan itu tidak pernah terangkat topik pembicaraan memyangkut survey di Pilkada Manado. “Saya dan Ai tidak pernah bicara soal survey, apalagi sampai mengatakan survey kandidat lain lebih tinggi. Itu tidak benar,” ungkap HJP kepada wartawan.

HJP mengaku kaget dengan opini yang ditebarkan oleh teman bertandingnya itu. Sebab, jelas HJP, Fakta yang terjadi adalah, ketika sementara berdialog, keduanya didatangi oleh seorang jurnalis yang hendak menyampaikan informasi tentang Survei. Dan saat iti justru Ai yang melarangnya. “Stop torang bacarita di sini pertemanan saja,” ujar HJP, mengulang perkataan Ai.

HJP juga menambahkan, dalam komunikasi secara langsung itu, Ai sempat mengakui kepadanya bahwa hanya paslon Mor-HJP yang bersaing ketat dengan PAHAM. “Ai katakan bahwa cuma torang dua yang bersaing tapi saya katakan kompetisi masih berlangsung,” ujar HJP yang juga Penatua PKB di wilayah Mapanget ini.

HJP juga sangat menyayangkan dengan bentuk politisasi yang dikembangkan Ai Mangindaan. “Dia telah memutar-balikan fakta yang ada saat datang dalam acara pelantikan Brigade Mor-HJP,” pungkas HJP.

Diketahui, HJP bertemu dengan Ai, ketika putra dari E.E Mangindaan itu ikut datang dan menghadiri kegiatan pelantikan Brigade MoR-HJP di Pomorow, (9/10/2020), untuk memenangkan MoR-HJP yang diusung oleh Partai Demokrat, PAN dan PKB. Ai sendiri tecatat berada pada posisi sebagai calon Wakil Walikota yang diusung oleh Partai Nasdem.