Ikut kontes batu motif di Surabaya

Berdagang Batu Karena Hobi di Evolution Gamestone

KALAWAT, beritanusantara.co.id – Walaupun Bisnis jual beli batu akik di Manado dan sekitarnya bisa dikatakan redup dan butuh sentuhan untuk menghidupkan kembali, seperti tiga sampai empat tahun silam.

Tak membuat Bezaliel Budiawan yang mengusung Evolition Gamestone patah semangat dengan koleksi batu baik lokal maupun yang berasal dari luar Sulawesi Utara.

Pria berdarah campuran Cina-Minahasa ini biasa disapa Pak Gem, ternyata memulai bisnis jual beli batu akik ini berangkat dari hobi mengkoleksi batu. “Setelah koleksi batu semakin banyak dan terus bertambah, saya kemudian berpikir untuk bagaimana memperkenalkan batu lokal Sulut, dan mulai membuat relasi sesama pecinta batu”, tutur Gem yang bermukim di desa Maumbi Minahasa Utara.

Pak yang berprofesi Pendeta ini kemudian menuturkan suka dan duka dalam menjalani bisnis jual beli batu akik, apalagi saat ini kondisi perbatuan di Sulut sangat lesu bahkan bisa disebutkan dalam kondisi tidak berjalan. “Awalnya saya main batu lokal Sulut seperti Black Manguni, Red Manguni, Karimbow, Jasper Timbukar, Nawacita Sangihe serta lainnya.  Ini tidak lama sebab Batu luar Sulut juga dicari para pecinta batu seperti Obi, Bacan, dan berjenis batu dari Sulteng dan Gorontalo serta dari daerah lain, yang harus pintar membaca pasar, ” kenang Gunawan yang diam-diam mengkoleksi puluhan batu motif yang adalah juara kontes di Jawa.

Akibat kurang diminati lagi bisnis batu di daerah ini, membuat Pak Gem dibantu teman di Jawa melirik batu motif untuk dikonteskan dan mulai menunjukkan keberhasilan walaupun diakui tidak seperti saat demam batu akik.

“Saat ini koleksi batu motif milik saya sedang ikut kontes batu di Surabaya, mudah mudahan meraih juara dan memboyong hadiah, ” tutupnya sembari menyebutkan bahwa segala sesuatu yang baik akan bermanfaat jika ditekuni. (meiyer)