Janji laporkan Caleg dengan politik uang, Nico Kamuh : Patuhi UU Pemilu dan Peraturan KPU

TOMOHON, beritanusantara.co id – Pentas Pemilihan Umum 2019 kini memasuki tahapan kampanye. Terkait proses perburuan status wakil rakyat, para kontestan dalam hal ini para Calon Legislatif (Caleg) diharapkan untuk mematuhi UU Pemilu nomor 8 tahun 2012 maupun peraturan KPU nomor 15 tahun 2013. Ini sebagimana diserukan pemerhati demokrasi, Nico Kamuh, yang berjanji siap melaporkan praktik pelanggaran terhadap regulasi tersebut.

Nico menjelaskan, sanksi bagi caleg yang terbukti melakukan praktik politik uang adalah diskualifikasi, baik yang terpilih maupun tidak terpilih dalam pemilu. Dan itu telah secara jelas diatur dalam undang-undang dan peraturan KPU. “Para Caleg baik untuk DPR RI, DPRD Provinsi maupun Kabupaten/kota, khususnya di Kota Tomohon sebaiknya menghindari politik uang atau jangan coba-coba melakukan serangan fajar. Jika ada bukti, saya pribadi siap untuk melaporkan hal tersebut ke pihak terkait,” tegas Nico yang juga terkenal sebagai pengamat politik dan pemerintahan yang vokal membela kepentingan rakyat ini.

Lanjut kata dia, praktik serangan fajar pada prinsipnya akan mencederai demokrasi. Karena itu Nico berharap agar semua caleg tidak melakukan tindakan melawan aturan dan perundang-ungangan yang berlaku.

“Masyarakat juga jangan takut untuk melaporkan ke pihak pengawas pemilu, jika menemukan atau memiliki bukti-bukti pelanggaran pemilu,” tegasnya seraya meminta agar para pelaku politik memberikan keleluasaan bagi rakyat untuk memilih sesuai hati nurani.