Jefferson dan Jihan, UTU-KEKE Minut 2018

Meriah, Grandfinal Utu dan Keke Minut 2018

KALAWAT, beritanusantara.co.id – Malam Granfinal adalah puncak tahapan Pemilihan Utu dan Keke Minahasa Utara tahun 2018.
Bupati Minut yang diwakili Sekertaris Daerah Ir Jemmy Kuhu, MA yang juga digadang sebagai salah satu Juri, secara langsung membuka puncak pemilihan yang digelar di hotel Sutanraja Kalawat Minahasa utara, Sabtu (17/11/2018).

Sekda Minut ketika. Membacakan sambutan bupati mengatakan, ajang pemilihan Utu dan Keke Minahasa utara diharapkan dapat memajukan dan mengembangkan potensi pariwisata daerah menuju kabupaten Agribisnis, industri dan pariwisata secara terpadu serta berkelanjutan di tahun 2021.
“Saya mewakili bupati sangat berharap dengan kegiatan ini, dapat menghasilkan duta-duta pariwisata terbaik yang nanti dapat menjadi menjadi tulang punggung untuk mewujudkan Minut sebagai salah satu destinasi pariwisata yang terpadu dan berkesinambungan dengan semboyan “Melayani, Mengasihi dan Mensejahterahkan,” tegas Kuhu.
26 peserta sebagai finalis UTU dan Keke Minut dan terbagi Taas 11 UTU dan 15 KEKE sebagai perwakilan dan utusan SKPD serta kecamatan se Minut.
Tahapan Tahapan seleksi telah dilaksanakan seperti karantina yang diisi dengan beberapa kegiatan yang mencakup intelegensi, kecakapan dan pengetahuan umum yang dinilai oleh 5 dewan juri, dengan dewan juri utama Sekertaris Daerah Ir Jemmy Kuhu, MA.
Setelah para finalis menyelesaikan tahapan pertanyaan para juri pun berembuk mengakumulasi nilai masing-masing.Pembawa acara yang terdiri dari Nyong Sulut Intelegensia 2016 Orlando Kaurow dan Noni Sulut Intelegensia 2016 Hanna Imbar kemudian membacakan dua besar finalis Utu dan Keke.
Ketegangan meliputi finalis dan penonton setelah grandfinal menyisakan masing masing dua peserta.
Utu dan Keke Minut 2017 kemudian menyerahkan mahkota dan keris sebagai lambang kemenangan pada pemilihan Utu-Keke 2018 kepada :
Utu Jefferson Rogi, utusan dari Dinas Pertanian, Keke Jihan Abigail Sompie, utusan dari Kecamatan Airmadidi, disambut sorak sorai dan tepuk tangan yang meriah dari semua yang hadir.

Kepala dinas pariwisata dr Sandra Roti sebagai panitia pelaksana selesai acara mengatakan, sungguh luarbiasa acara sampai jam setenga 3 pagi ini, boleh menobatkan Utu dan Keke terbaik di minahasa utara yang nantinya akan menjadi duta pariwisata yang akan mempromosikan, mengangkat dan memperkenalkan destinasi-destinasi yang ada di Minahasa Utara.

“Harapan saya Utu dan Keke akan menjadi duta pariwisata yang akan mempromosikan destinasi-destinasi wisata Minahasa utara. Amazing, Sebab sungguh cantik anugerah Tuhan bagi minahasa utara yang memiliki banyak destinasi-destinasi wisata . Saya mengharapkan situs-situs budaya dan tempat-tempat pariwisata yang ada di Minahasa Utara akan di perkenalkan ke seluruh masyarakat sampai kepada mancanegara.” tutur Roti dengan penuh rasa bangga.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolres Minut AKBP Alfrits Patiwael beserta Ibu, Asisten 1 Pemkab Minut Drs Rivino Dondokambey, para kepala perangkat daerah, Nyong dan Noni Sulut 2018, Wulan dan Waraney Minahasa 2018, serta salah satu Juri berpengalaman untuk ajang pemilihan sejenis yakni Hanny Joost Pajouw (HJP) yang juga adalah Nyong Sulut tahun 2000.(mt)