Kampung Dagho Dibekali Dokumen Resmi Dalam Perebutan Batas Wilayah Dengan Kaluwatu

SANGIHE, beritanusantara.co.id – Sejak tahun 2017, kampung kaluwatu, kecamatan manganitu selatan (mangsel) dan kampung dagho, kecamatan tamako, saling adu argument untuk memperebutkan batas wilayah.

Wakil Ketua Majelis Tua Kampung (MTK) Kampung Dagho, Adelman Makadapa, kepada sejumlah media, Senin (16/9) menjelaskan, pihak kaluwatu ketika dimintai argument mereka, hanya berdasarkan sejarah dan cerita.

“Namun saya dari kampung dagho pada saat menyampaikan argument di hadapan bupati sangihe, Jabes Ezar Gaghana, dua tahun lalu, menyertakan dokumen resmi, yang merupakan keputusan Raja Mocodompis, tahun 1913 silam, tentang batas wilayah tamako dan manganitu, yang sekarang mangsel,” Ujar Makadapa

Lanjut Makadapa, Memang pada saat itu ada jalan keluar yang disampaikan oleh bupati untuk kebutuhan kedua kampung ini, namun kelemahannya tidak disusul dengan surat keputusan maupun berita acara.

“Untuk hari ini, kami diundang lagi bersama dengan kedua camat masing-masing wilayah, dan kabag pemerintahan pemkab sangihe. Pihak kaluwatu sudah berpendapat menurut selera mereka lebih jauh ketika dua tahun lalu di hadapan bupati, sedangkan kami membawah dokumen resmi secara nasional untuk kabupaten sangihe tentang pemetaan tahun 1981, diterbitkan tahun 1984 yang sesuai dengan dokumen sebelumnya yang sudah kami bacakan,”kata dia.

Makadapa yang dulunya adalah kapitalaung kampung dagho tahun 1993-2008, menuturkan, sebelumnya sudah beberapa ratus tahun tidak pernah terjadi masalah seperti ini.

“Kalau tidak bisa dibuktikan dengan dokumen resmi, lebih baik jangan mengambil langkah yang bisa saja menimbulkan kekacauan, karena pemerintah tidak ingin meninggalkan polemik sifatnya mengacaukan kedua kampung ini,” Tutup Makadapa. (allen)

============================================================================== ******************* www.beritanusantara.co.id : Benar, Akurat dan Terpercaya ******************* ==============================================================================