Khotba Gaghana : Pembangunan Yerusalem Terhambat Oleh Perlawanan

SANGIHE, beritanusantara.co.id – Pada hari kedua dalam rangkaian Medaseng di Kampung Para Lelle Kecamatan Tatoreng, Minggu (20/10) kemarin, Bupati Kepulauan Sangihe, Penatua Jabes Ezar Gaghana menjadi khadim pada pelaksanaan ibadah minggu pagi di Jemaat GMIST Eben Haezer Lelle.

Dalam persekutuan ibadah tersebut, Ketua Pelka Laki-laki Sinode GMIST ini mengambil perikop pembacaan dalam kitab Ezra 4:1-16 dengan judul Pembangunan Yerusalem Terhambat oleh Perlawanan. Dalam khotbahnya dengan tema Kenalilah Tantangan dan Temukan Solusi yang Tepat ini, penatua menggambarkan peran Nabi Nehemia dalam pembacaan yang merupakan seorang pemuda dipakai Tuhan untuk membangun kembali kota Yerusalem.

“Dalam bacaan kita memberikan gambaran dan catatan dimana orang israel dari waktu pembuangan, ternyata ada penyusup yang datang untuk bersama-sama dengan niatan untuk menghancurkan pembangunan tembok yerusalem,”tuturnya

Dalam pembacaan juga disentil oleh khadim tentang kegiatan sogok menyogok, yang ternyata kegiatan ini sudah dilakukan sejak dahulu kala untuk mempengaruhi niat baik seseorang. Tetapi tetap bangsa israel kuat dalam satu kesatuan dan kebersamaan.

“Disetiap perjalanan kehidupan kita, pergumulan kehidupan pribadi, rumah tangga atau pelayanan gereja, kita tidak pernah lepas dari cobaan yg menghantui perjalanan kehidupan kita. Tantangan pasti ada, namun yang perlu kita pahami dan temukan bagaimana solusinya. Yakinilah bahwa keterlibatan dengan Tuhan secara sungguh-sungguh, penyerahan totalitas adalah solusi terbaik,”ungkap Gaghana

Khadim menuturkan dalam khotbanya, ada refleksi menjadi pelajaran bagi umat Tuhan bahwa penyelesaian masalah, tak harus dengan emosional tetapi bawalah kepada Tuhan karena dia memiliki rencana terbaik untuk kehidupan.

“Ada empat refleksi pembacaan kita yakni pertama Tuhan pakai siapa saja untuk pekerjaannya tidak dilihat dari ketokohan atau kekayaan. kedua kita bekerja membutuhkan ketekunan dan kesabaran karena ini akan membentuk diri kita. Ketiga, kita bekerja keras dalam sebuah kebersamaan. Kita bekerja tetap dalam rel yang Tuhan tuntun dan anugerahkan dalam kehidupan kita,”terangnya.

Pada kesempatan yang penuh sukacita itu juga Gaghana selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Sangihe, memberikan sumbangan dana sebesar Rp.60juta untuk pembangunan pastori jemaat. (allen)

============================================================================== ******************* www.beritanusantara.co.id : Benar, Akurat dan Terpercaya ******************* ==============================================================================