Korban Bencana Sangihe Masih Kekurangan Alat Dapur, Popok Bayi Dan Paralon Air

SANGIHE, beritanusantara.co.id – Memasuki pekan kedua pasca bencana banjir bandang dan longsor kampung Lebo Kecamatan Manganitu Kabupaten Kepulauan Sangihe, warga korban bencana sangat membutuhkan peralatan dapur, berupa kompor, belanga maupun peralatan makan. Hal ini dibenarkan Kapitalaung (Kepala kampung) Lebo, Yusak Muli dikonfirmasi dilokasi bencana, Kamis (16/01)

“Memang kalau untuk bantuan mie instan, air mineral, beras maupun pakaian layak pakai masih cukup banyak stok yang tersimpan di posko bencana kampung Lebo, dan justru yang dibutuhksn warga saat ini, peralatan dapur maupun peralatan makan,”kata Muli

Sebab untuk saat ini kata Muli, hampir semua pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing, kecuali dua kepala keluarga yang rumahnya rusak terbawa banjir yang masih mengungsi.

“Karena sebagian besar sudah kembali dari pengungsian, yang dibutuhkan warga peralatan dapur dan peralatan makan, sebab untuk saat ini ada warga yang kesulitan memasak karena peralatan dapur mereka ludes terbawa banjir,”ujarnya.

Ditemui terpisah, Sekretaris Kampung Lebo Ester Katiandagho turut menambahkan, warga juga masih membutuhkan keperluan bayi serta paralon untuk menyambungkan aliran air ke rumah-rumah warga.

“Terutama untuk popok bayi yang umurnya 0-6 bulan sangat kurang. Begitupun warga membutuhkan paralon untuk menyambungkan air ke rumah masing-masing,”ungkap Ester.

Ditambahkannya, untuk penyaluran bantuan bahan makanan kemasing-masing korban bencana dilakukan setiap tiga hari sekali. Tapi kami tetap melayani permintaan bantuan warga meski sebelum tiga hari ada warga yang datang ke posko. (allen)

============================================================================== ******************* www.beritanusantara.co.id : Benar, Akurat dan Terpercaya ******************* ==============================================================================