Kota Tomohon berpotensi menjadi kampung artis

TOMOHON, beritanusantara.co.id –┬áBerbicara tentang dunia entertain khususnya seni peran atau akting, ternyata sumber daya manusia yang ada di Kota Tomohon tidak kalah bersaing dan lebih unggul jika dibandingkan dengan daerah lain. Bahkan, jika ditelisik lebih mendalam berdasarkan neraca kelayakan baku dalam dunia akting, Kota Tomohon sangat berpotensi menyandang predikat sebagai kampung artis sekaligus menjadi tempat munculnya para aktor dan aktris profesional.

Menyadari akan potensi tersebut, kalangan penggiat dunia entertain yang tergabung dalam organisasi Tomohon Artis Managemen (TAM)
kini merintis jejak awal, dengan menghentak ivent pencarian bakat lewat proses audisi calon artis film dan sinetron, yang sudah dimulai sejak tanggal 12 Maret 2019 hingga 13 April 2019, dengan kelompok sasar adalah kalangan generasi muda berusia 14 sampai 20 tahun.

Casting direktur dalam proses audisi, Johan Purba yang juga adalah pemain sinetron berjudul Siapa Takut Jatuh Cinta, menjelaskan, Kota Tomohon sangat berpotensi menjadi kampung artis. Alasannya, hal penting yang harus terpenuhi dalam dunia seni peran atau akting adalah menyangkut karakter manusia termasuk penampilan fisik. Dan kata dia, karakter warga kota Tomohon, sangat mendukung akan hal tersebut.

“Karakter orang Tomohon khususnya kawula muda sangat cocok untuk terjun ke dunia akting. Karenanya, kami yakin dengan pendampingan dan pembekalan yang tepat, pasti akan ada banyak kawula muda Tomohon yang suskses menjadi artis film dan sinetron yang profesional. Selain itu, kendala utama yang harus diatasi, hanyalah menyangkut dialek. Namun itu bukanlah masalah, sebab kenyataannya orang Tomohon begitu mudah untuk belajar dan beradaptasi dengan bentuk dialek yang dibutuhkan dalam industri film dan sinetron,” ujar Johan sembari mengakui jika sumber daya manusia di Kota Tomohon setara dengan Kota Bandung yang terkenal banyak melahirkan atau mengorbitkan artis di blantika film dan sinetron Indonesia.

Lebih lanjut Johan menjelaskan bahwa, dari hasil audisi, akan dijaring lima sampai delapan peserta terbaik yang nantinya akan diberikan pendidikan keartisan di Jakarta. “Dari hasil audisi, akan dipilih lima sampai delapan peserta yang dinilai paling terbaik untuk dilatih lebih lanjut di Jakarta, guna diorbitkan menjadi pemain film dan sinetron,” jelas Johan, seusai menggelar audisi gelombang pertama di Kanzo Cafe Tomohon, Rabu (20/3/2019).

 

Sementara itu, guna mendapatkan hasil maksimal serta dapat memberi kesempatan yang luas bagi kawula muda yang berminat jadi artis, proses audisi akan digelar empat gelombang. Ini bagaimana diutarakan Andreas Manus dari Tomohon Artist Managemen sebagai sponsor pelaksaaan audisi.

Andreas mengungkapkan bahwa, audisi gelombang pertama telah sukses digelar, dan diikuti oleh 60 perserta.

“Akan ada empat kali gelombang audisi, dan masih terbuka kesempatan bagi kawula muda mendaftarkan diri sebagai peserta audisi. Kegiatan inipun kami gelar secara gratis tanpa ada biaya yang dibebankan kepada peserta audisi,” sebut Andreas.