Lendy Wangke Terpilih Tonaas Wangko BMI

Diberikan Topi Adat Mananir dan Kalung Panglima Perang Suku Kuri Wamesa Papua Barat

Nouke Paat : Saya Bangga Militansi BMI Menyukseskan Musawangnaslub

MANADO, beritanusantara.co.id – Lendy L E Wangke terpilih sebagai Tonaas Wangko (Ketua Umum), Ormas Adat Nasional Brigade Manguni Indonesia (BMI) dalam Wusyawarah Adat Wangko Nasional Luar Biasa (Musawangnaslub) Jumat (25/05/2018) di Best Western The Lagoon salah satu hotel berbintang Manado. Wangke meraih 42 suara, mengungguli Nouke Paat dan Fabian Kaloh.

Pelaksanaan Musawangnaslub ini digelar, setelah melewati berbagai dinamika organisasi dan pertemuan-pertemuan oleh Dewan Pimpinan Tonaas (DPT) dengan membentuk panitia yang diketuai Tonaas Komando Bela negara (KBN) BMI Nouke Paat.

Dalam lanjutan kegiatan Musawangnaslub Minggu (27/05/2018) di restoran Pondok Kelapa Suwaan Minahasa Utara (Minut), Wangke menyebutkan dirinya sangat berterima kasih, atas kepercayaan dari seluruh jajaran BMI yang saat ini tersebar di 25 Provinsi se Indonesia, yang menghadiri Musawangnaslub.

“Semoga kedepan, BMI bisa berada di seluruh penjuru Indonesia dengan pembentukan Dewan Pimpinan Daerah, saya juga meminta kerjasama dari seluruh pengurus dan anggota militant BMI di seluruh DPD dan marilah kita berkonsolidasi untuk memelihara eksistensi BMI sebagai organisasi nasional adat Minahasa yang kita banggakan bersama, I jajat U Santi,” kata Tonaas Lendy Wangke.

Pioner Brigade Manguni (BM) yang kemudian menanjak ke kancah nasional menjadi BMI, Dolvy Maringka (Panglima Pertama) didampingi Ronald Anoa, Marchel, Max Togas, Rolland Maringka, Tenny Rumbayan,  Marchel Maramis SH dan Novi Kolinug SH serta beberapa enior BMI, terlihat sangat gembira dengan momentum eksistensi Brigade Manguni Indonesia tetap terpelihara dan semakin militan.

“Dulu masih dengan jumlah kecil saja, toh kita mampu menjaga Tanah Malesung ini hingga tidak pecah kerusuhan seperti Ternate dan Ambon, apalagi sekarang BMI sudah kian besar. Maju terus, kibarkan bendera Adat Minahasa Raya yang sejatinya menjadi bagian utuh NKRI Harga Mati,” kata Maringka.

Menariknya, Tonaas Wangko BMI, Lendy Wangke setelah terpilih mendapat kehormatan dari masyarakat adat Papua.

“Saudara kita dari Papua menitipkan, Topi Adat Mananir dan Kalung Panglima Perang Suku Kuri Wamesa Papua Barat, kepada Tonaas Wangko yang terpilih,” beber Tonaas BMI Papua, Ir M A R Kawilarang ketika menyerahkan kedua benda titipan tersebut langsung kepada Lendy Wangke untuk dikenakan.

Sementara itu, Tonaas KBN BMI Nouke Paat selaku ketua Panitia Musawangnaslub mengaku bangga dengan militansi pengurus dan anggota BMI di seluruh Indonesia yang telah menyukseskan kegiatan yang telah memilih Tonaas Wangko Lendy Wangke untuk memimpin BMI semakin besar sebagai organisasi adat Minahasa. “Saya sangat menghargai kehadiran seluruh jajaran DPD-DPD bahkan tokoh-tokoh BM yang kemudian menjadi BMI, sangat antusias menyukseska. Ini membuktikan BMI adalah militan untuk menjaga tanah Minahasa dan keutuhan NKRI,” kata Paat putra Kakas Minahasa yang mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI ini. (mt/***)