.

Minut Sediakan 22 Miliar Kembangkan Pariwisata 2018

AIRMADIDI, beritanusantara.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) melalui dinas Pariwisata menyediakan anggaran 22 miliar rupiah di tahun anggaran 2018, yang dipersiapakan untuk pembiayaan kegiatan pembangunan dan pengembangan kebudayaan sebagai penunjang Minut sebagai salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Indonesia.

Kepala Dinas Dra Theodora Luntungan M.Si, selanjutnya mengatakan penetapan Minut sebagai KEK Pariwisata adalah hal yang luar biasa, dan harus ditunjang semaksimal mungkin. Untuk itu, Dinas Pariwisata sudah mendapat alokasi anggaran yang cukup besar untuk mengelolah berbagai potensi kepariwisataan, termasuk penyediaan sarana pendukung.

“Dengan Minut ditetapkan sebagai KEK Pariwisata, maka hal ini harus dimanfaatkan dengan pengembangan-pengembangan potensi pariwisata serta infrastruktur penunjang kepariwisataan,” kata Luntungan (Rabu 10/1/2018) di ruang kerjanya.

Sedangkan kegiatan yang sudah direncanakan pelaksanaannya lanjut Luntungan, terdiri dari beberapa kegiatan, seperti pengembangan tujuan wisata obyek cagar budaya Waruga Desa Sawangan, Air terjun Tunan, Kaki Dian, Pantai Paal Marinsow, Pulisan, Pantai Surabaya serta pembanguna infrastruktur penunjang pariwisata lainnya. Di Desa Wisata Bahoi Kecamatan Likupang Barat akan dibangun sarana penunjang diving atau snorkling.

“Untuk tujuan wisata ada beberaka lokasi yang nantinya dibenahi dan dikembangkan,” jelas Luntungan.

Sementara itu untuk kegiatan budaya, telah dipersiapkan beberapa paket festival yang diharapkan sebagai sarana promosi sehingga mampu mengundang wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

“Kegiatan yang telah dianggarakan dipastikan akan dilaksanakan setelah Daftar Pengajuan Anggaran (DPA)  turun” tutup Luntungan serius. (mt)