Oktober, Diknas Usul Pencairan Tunjangan Sertifikasi Minut

AIRMADIDI, beritanusantara.co.id-Pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru (TSG) Semeseter II di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), menurut Kepala Dinas Pendidikan Minut Bernadeth Longdong MPd, melalui Kepala Seksi Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPTK) Sonny Tamara ST, terkendala dengan belum keluarnya Surat Keputusan (SK) Direktorat Jenderal Pendidikan Nasional yang didasari dengan pelaporan hasil Monitoring dan Evaluasi dari Diknas Minut.

“Sebelum diterbitkannya SK Dirjen, Diknas Minut melalui Bidang PPTK melakukan monitoring dan evaluasi terhadap guru calon penerima sertifikasi langsung di sekolah masing-masing,” terang Tamara didampingi operator TSG Marthin Watulangkow.
Lanjut dikatakan Tamara, untuk pencairan TSG ini akan diadakan permintaan pada awal bulan oktober, namun sebelumnya akan dilaksanakan sesuai dengan kewenangan akan dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) di sekolah-sekolah.
“Monev ini terbagi secara administrasi dan secara vaktual. Hasil monev ini kemudian diverifikasi yang meliputi, jurnal, absen dan keberadaan para guru di sekolah ada atau tidak. Monev ini berlangsung sekira dua minggu,” tukas Tamara.
Sesuai dengan data yang ada penerima TSG dan Tenaga Kependidikan untuk semester 1 Januari sampai dengan Juni ini berjumlah 1.163 yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) 1.104 dan non ASN 59 orang. Total TSG untuk 1.104 ASN ini berjumlah 24 miliar yang dibagi dua triwulan. Sedangkan untuk 54 orang penerima TSG berjumlah Rp 324 juta, masing-masing menerima Rp 1 juta per bulan.(mt)

============================================================================== ******************* www.beritanusantara.co.id : Benar, Akurat dan Terpercaya ******************* ==============================================================================