Pengisian Gelon Ilegal di SPBU 02 Tahuna, Pemerintah Tutup Mata ?

SANGIHE, beritanusantara.co.id – Maraknya pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) menggunakan gelon atau gelonisasi di SPBU 02 Tonggeng Hoade Tahuna telah menjadi sebuah fenomena yang sangat memiriskan. Ironisnya, pemerintah daerah dalam hal ini Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Kepulauan Sangihe terkesan tutup mata.

Padahal praktik gelonisasi BBM di SPBU yang berdekatan dengan Kantor Bupati itu, berlangsung setiap hari, hingga menyebabkan terjadinya antrian panjang kendaraan. Namun, Kabag Ekonomi, Johanis Pilat dengan tegas membantah jika pemerintah daerah tutup matamu atau membiarkan praktik gelonisasi tersebut.

“Siapa bilang pemerintah membiarkan atau tutup mata terhadap kegiatan di SPBU 02 itu. Perlu kami jelaskan bahwa pengisian BBM menggunakan gelon di SPBU tersebut sudah ada aturan yang telah disepakati dalam rapat antara pemerintah dan pihak pengelola SPBU dengan aparat Kepolisian, yang membolehkan pengisian BBM menggunakan gelon harus memiliki surat rekomendasi dari Bagian Ekonomi dan Dinas Perikanan, termasuk jam pengisiannya harus di atas jam sepuluh pagi,” tepis Pilat. Eks Sekertaris Dinas Kominfo itu, bahkan menyatakan pihaknya telah menyampaikan laporan tertulis ke PT. PERTAMINA (Pesero) Marketing Branch Sulutenggo di Manado terkait praktik menyimpang yang dilakukan pihak SPBU 02 itu.

“Pemerintah daerah tidak punya kewenangan menindak pelanggaran yang dilakukan oleh pihak SPBU, yang berwewenang adalah pihak PT Pertamina MBS di Manado serta aparat kepolisian. Kalau SPBU di Towo’e hanya memberikan layanan pengisian BBM di gelon jika pembeli mengantongi surat rekomendasi dari pemeeintah, tapi kalau di SPBU 02, pemilik gelon tanpa rekomendasi tetap dilayani,” tandasnya.

Ditanya soal tanggapan pihak PT Pertamina MBS soal kasus gelonisasi, Pilat mengatakan, jawabannya bahwa mereka telah menempatkan petugas pengawas di SPBU yang ada di Tahuna. Namun herannya kata Pilat, petugas pengawas yang ditempatkan itu justeru terkesan tutup mata karena tidak pernah menyampaikan laporan ke pimpinan kantornya di Manado. (allen)

============================================================================== ******************* www.beritanusantara.co.id : Benar, Akurat dan Terpercaya ******************* ==============================================================================