Pengukuhan Tonaas Wangko Umbanua bagi Olly Dondokambey harus didahului seminar adat

MANADO, beritanusantara.co.id –  memberikan penghargaan kepada figur-figur yang dianggap berjasa bagi daerah memang sebuah kearifan yang patut dipertahankan. Hanya saja, proses dan mekanisme hingga menuju ke tahapan proses pengukuhan tidaklah mudah. Seperti halnya pengukuhan gelar Tonaas Wangko Umbanua yang direncanakan akan diberikan kepada Gubernur Olly Dondokambey, yang disebut harus melewati tahapan seminar adat.

Tokoh budaya Minahasa, Herry Tombeng mengemukakan pentingnya tahapan seminar adat sebelum masuk ke prosesi pengukuhan. tujuannya kata dia, untuk mendapatkan kesepahaman bersama lewat musyawarah dan mufakat yang dihadiri semua elemen adat dan budaya Minahasa.

“Untuk pemberian gelar adat, itu harus diawali dengan seminar adat, agar supaya legitimasinya dan sasaran serta tujuan pemberian gelar itu tepat,’ ujar Herry saat ditemui kepada media ini di gedung DPRD Sulut, Rabu (24/10/2018) malam.

BERITA TERKAIT : MAM matangkan pengukuhan Tonaas Wangko Umbanua kepada Olly Dondokambey

Menyentil kebijakan dari lembaga politis Sulut, Herry yang juga tercatat sebagai anggota Komisi IV DPRD Sulut ini menegaskan bahwa secara kelembagaan hal itu belum pernah dibahas. “Kami belum membahas hal tersebut, dan itu bukan ranah kita,” tutur politisi asal Minahasa Utara itu.

Diketahui, pengukuhan Olly Dondokambey sebagaiTonaas Wangko Umbanua telah digagas dan sementara dirampungkan oleh Majelis Adat Minahasa (MAM).  Itu dilatar-belakangi kapasitasn Olly Dondokambey sebagai Gubernur Sulut, sekaligus pemimpin pemerintahan tertinggi yang melingkupi tanah leluhur Minahasa.

“Prosesi pengukuhan akan digelar dalam waktu dekat dan semoga bisa terlaksana di tahun 2018 ini,” ujar sekretaris Majelis Adat Minahasa, Fanny yang juga sebagai Sekretaris komisi IV DPRD Sulut.