Pojok Pelayanan Hukum Gratis “Tanya Jaksa” Dilaunching Kejari Airmadidi

Widyastuti : Kejari Airmadidi Terbuka Untuk Keadilan Masyarakat

AIRMADISI, beritanusantara.co.id – Masyarakat di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) yang membutuhkan pelayanan atau bantuan hukum saat ini, dapat mengunjungi Kejaksaan Negeri (Kejari) Minut.
Pasalnya, Kejari Minut saat ini sedang menawarkan program pelayanan hukum gratis dan ditangani lewat  Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.
Menariknya program prestisius ini telah di launching Rabu, (04/09/2019), sudah melaunching yakni pojok pelayanan hukum gratis ‘Tanya Jaksa’.
Kajari Minut, Fanny Widyastuti SH MH, ketika memnerikan sambutan sekaligus membuka secara resmi program Tanya Jaksa ini mengatakan, dengan pojok pelayanan ini justru Kejari ingin mengubah image keengganan masyarakat untuk berkunjung, sebab ada anggapan  ketika datang ke Kejari terkesan konotasi negatif atau kerena panggilan kasus.

“Setidaknya dengan membuka pojok bantuan hukum gratis ini adalah bentuk pendekatan kami  sebagai pengacara negara dan benar-benar berupaya memberikan bantuan hukum terhadap masyarakat Minut dan untuk langkah awal kita pilih tempat di kejaksaan, tetapi tidak menutup kemungkinan suatu saat program ini akan ada pada setiap kecamatan di Minut,” tegas Kajari Widyastuti.
Sementara itu Kasi Datun Kejari Minut Stefi Tatilu SPd, SH, MH ketika membacakan laporannya, menerangkan Tugas dan wewenang bidang Datun yakni penegakan hukum dimana jaksa negara dapat lakukan gugatan hukum perdata, kemudian untuk memelihara ketertiban hukum dan memelihara kepentingan hukum.
Kepala Kecamatan Talawaan Donal Tintongon, merespon poaitif program Kejari Minut, ini terobosan inovatif. Sebab di wilayah masayarakatnya mendengat  kalu nama Jaksa masih ada perasaan takut.
“Nah lewat program Datun ini tetunya sangat memberikan ruang pada masyarakat karena bisa berkonsultasi dan bantuan hukum secara gratis. Mudah-mudahan bisa membawa perubahan secara hukum kepada masyarakat kedepan,”kata Tintingon, seraya menambahkan akan membantu program Datun untuk disosialisasikan ke masyarakat.
Di sisi lain, Kepala ATR Minut Stevi, memberikan masukan untuk menempatkan pojok pelayanan hukum gratis ‘Tanya Jaksa’ ke tempat yang lebih familiar dam.mudah dijangkau masyarakat
“Usul untuk lokasinya lebih di dekatkan ke masyarakat mislanya dipinggir-pinggir jalan, agar sypaya masyarakat benar-benar biasa menjangkau,” tandasnya.


Katanya terkait persoalan tanah di Minut memang sangat banyak, model masalahnya misalnya sengketa soal batas atau waris.
“Persoalan-persoalan itu tidak serta merta bisa diselesaikan dengan bukum tetapi butuh pendekatan-pendekatan psikologis yang harus diterapkan di masyarakat, karena di lapangan akan jauh berbeda,” tukasnya.
Lanjut, Camat juga lewat program pojok tanya jaksa ini dapat membantu menyelesaikan persoalan-persoalan di masyarakat. Dengan adanya pojok pelayanan ini akan membantu tugas dan fungsi BPN dalam menyelesaikan persoalan.
“Memang sejauh ini ada masyarakat yang belum tahu menjaga soal hak mereka terhadap tanah. Nah dengan adanya pelayanan ini akan cepat membantu mengatasi masalah sengketa tanah di masyarakat,” bebernya.
Hadir juga dalam launching turut Kasi Intel Ekaputra Polimpung SH MH.(mt)

============================================================================== ******************* www.beritanusantara.co.id : Benar, Akurat dan Terpercaya ******************* ==============================================================================