RD himbau  warga Minahasa waspada Cuaca Ekstrim

MINAHASA,beritanusantara.co.id – Wakil Bupati Robby Dondokambey, S.Si menghimbau kepada seluruh warga minahasa agar waspada terhadap cuaca ekstrim yang melanda Sulawesi Utara (Sulut) termasuk  di Kabupaten Minahasa.

Menurut Wabup RD , intensitas curah hujan yang tinggi beberpa hari terakhir, membuat beberapa titik diwilayah Minahasa terjadi tanah longsor dan pohon tumbang. Untuk itu Wabup menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada.

“Saya menghimbau kepada warga khususnya yang tinggal di dekat bantaran sungai, di daratan tinggi dan rendah agar selalu waspada. Karena bencana datang secara tiba-tiba,” imbaunya, Jumat (01/01) tadi kepada beritanusantara.co.id saat di jumpai di Kantor Bupati tadi sore.

“Ada tanah longsor di Kecamatan Mandolang, tepatnya di jalan trans Sulawesi, Desa Tateli Weru, namun sudah diperintahkan kepada instansi terkait agar secepatnya dibersihkan. Begitu juga pohon tumbang di Langowan dan Desa Tateli Weru juga Koha Barat sudah diatasi oleh instansi terkait,” ujar RD yang di dampingi Sekda JRK , Assten 1  Dr Denny Mangala dan Kabag Humas dan Protokol Moudy Pangerapan.

Wabub RD  juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar jangan cepat percaya dengan berita-berita yang belum tahu kebenarannya atau hoax, terkait kondisi Intake PLTA Tonsea Lama. Karena menurutnya, penyebaran berita hoax yang katanya banjir di Kota Manado, disebabkan telah dibukanya Intake PLTA Tonsea Lama.

“Kondisi Intake PLTA Tonsea lama hingga sekarang masih normal. Bahkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano masih berada pada titik normal. Maka dari itu masyarakat jangan langsung percaya terkait berita-berita belum tentu kebenarannya,” jelas RD.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Minahasa, Drs. Moudy L. Pangerapan, MAP, mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Tondano, menjelaskan bahwa kondisi Intake PLTA Tonsea Lama tidak berpengaruh bilamana terjadi banjir di wilayah Manado. Karena fungsi Intake sendiri mensuplai air untuk menggerakkan PLTA Tonsea Lama dan Tanggari.

“Selain berkoordinasi dengan pihak PLN, kita juga sudah turun kelapangan untuk memastikan kondisi Intake tersebut,” jelas  Pangerapan.