Reses di  Minahasa Tenggara, Kristovorus Decky Palinggi Serap Banyak Aspirasi

RATAHAN, beritanusantara.co.id – Revitalisasi sungai untuk pencegahan dampak bencana, pendidikan mutu pendidikan dan infrastruktur publik menjadi keluhan utama warga Desa Rasi Kecamatan Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara. Problematika ini disampaikan dalam Reses tahap III, Wakil Ketua Komisi I, Kristovorus Decky Palinggi (KDP), Kamis (14/12/2017).

Kegiatan reses yang dipusatkan di Balai Desa Rasi ini dijubeli warga setempat yang seolah tidak ingin melewatkan momentum penyampaian aspirasi untuk disuarakan dan diperjuangkan oleh Kristovorus Decky Palinggi (KDP). Terbukti sesaat setelah dibuka, warga langsung berlomba meminta kesempatan guna menyuarakan keluh kesah mereka.

 

Reses di Desa Rasi, Kecamatan Ratahan

Satu diantaranya Medi Worotitjan yang langsung mengeluhkan penerangan lampu jalan yang sudah lama tidak berfungsi.  “Sudah enam tahun berjalan, lampu penerangan jalan di Desa kami tidak berfungsi, kami mengharapkan kepada pak anggota dewan, pak Decky Palinggi bisa memperjuangkannya,” ujar Medi.

 

Selain itu, Medi mengingatkan pentingnya peningkatan potensi pariwisata di Kabupaten Mitra, sebab menurutnya di Desa Rasi memiliki objek wisata yang bisa dikembangkan menjadi destinasi pariwisata yaitu kolam Pinawakan.

Disisi lain, Jacksen Massie ikut menyuarakan pembuatan tanggul sungai di Desa Rasi yang pada akhir tahun 2015 menimbulkan bencana banjir sehingga meminta satu korban jiwa. “Kami menuntut kepada Pemerintah khususnya Balai Sungai Provinsi Sulawesi Utara untuk membuat tanggul atau merevitalisasi sungai sebagai pencegahan bencana,” tegasnya.

 

Sementara itu, peningkatan mutu pendidikan ikut disuarkan oleh Deitje Pandaleke. Guru SMP 6 Ratahan yang sebentar lagi akan mengakhiri masa tugas di bulan Januari 2018, meminta kepada KDP untuk memperjuangkan penambahan ruang kelas baru. “Sampai saat ini afa penggabungan ruang kelas, bahkan laboratorium dijadikan ruang belajar mengajar,” keluhnya.

Kegiatan Reses di Kelurahan Nataan, Kecamatan Ratahan

Menjawab aspirasi tersebut, KDP berjanji akan menampung dan menerusak dalam masa sidang pertama tahun 2018. “Aspirasi ini akan saya teruskan dan diperjuangkan supaya dapat diakomodir oleh pemerintah di tahun 2018 nanti. Soal penerangan jalan, itu penting,  begitu juga dengan pembuatan tanggul untuk mengantisipasi bencana. Begitu pula untuk penambahan gedung baru sekolah, karena ink demi masa depan generasi usia sekolah saat ini,” jawab KDP.

Selain menggelar reses di Desa Rasi, politisi Partai Golkar ini ikut pula menggelar kegiatan yang sama di dua lokasi lainnya, yakni di Kelurahan Nataan Kecamatan Ratahan dan Desa Pangu I Kecamatan Ratahan Timur dan  Kelurahan Nataan.

Kegiatan Reses di Desa Pangu Satu Kelurahan Ratahan Timur

Di Kelurahan Nataan, warga dan pemerintah setempat lebih menitik beratkan kepada sektor pertanian dan perkebunan serta infrastruktur jalan. Warga menitipkan harap agar KDP bisa memfasilitasi bantuan dari pemerintah provinsi berupa bantuan bibit cengkih dan tanaman produktif lainnya, termasuk alat-alat pertanian.

“Yang mendesak saat ini adalah perbaikan jalan dan bantuan-bantuan bagi kelompok tani seperti bibit cengkih dan pupuk,” ujar Lurah Nataan, Dony Antou mewakili warga.

Sementara itu, di Desa Pangu Satu,  warga menuntut bantuan alat-alat pertanian dan bantuan-bantuan bagi kelompok usaha menengah kecil. “Kami mengharapkan anggota dewan, pak Decky Palinggi untuk dapat membantu peningkatan usaha-usaha kecil menengah yang dijalankan oleh masyarakat. Juga soal perbaikan-perbaikan infrastruktur publik seperti, jalan, drainasse, akses jalan perkebunan serta peralatan pertanian dan perkebunan. Seperti mesin pemotong rumput,” ujar salah satu warga yang dibenarkan oleh Hukumtua Desa Pangu I, Vence Kountur.

Penulis : Jeffrie R. Montolalu