Sangihe Ekspor Perdana Ikan Ke Jepang

SANGIHE, beritanusantara.co.id – Catatan sejarah baru bagi Kabupaten Sangihe, dimana Hasil Tangkap Ikan dapat langsung diekspor dari pelabuhan Tahuna ke negara Sakura Jepang.

Bertempat di Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan Tahuna (BKIPM), Bupati Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, yang melaunching ekspor perdana ini, pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Tim BKIPM Tahuna, Beacukai Manado dan Tim GoClass yang sudah berjuang bersama dalam mewujudkan terobosan Go Internasional terhadap ekspor perdana hasil Tangkap nelayan Sangihe.

“Walaupun dengan jumlah yang masih terbatas, kita perlu bersyukur dengan terlaksana ekspor perdana hari ini. Akan ada banyak pekerjaan yang akan kita benahi kedepan dalam mengsuport kebutuhan nelayan yang ada di Sangihe, untuk mendapatkan hasil tangkap Ikan yang berkualitas,”ujar Gaghana, Selasa (6/10).

Lanjut Gaghana, banyak hal yang didapatkan atas terwujudnya ekspor langsung hasil tangkap ikan dari pelabuhan tahuna ke Jepang.

“Tentunya selain menjadi kebagaan kita bersama, melalui ekspor perdana ini, Kabupaten Sangihe mendapatkan devisa dan bagi hasil pajak,”kata Gaghana, sembari berharap ekspor perdana ini dapat diterima di Jepang dan menjadi pelanggan utama untuk ekspor ikan Tuna dan Ikan Layang dari Sangihe.

Sementara itu, Kepala Kantor BKIPM Tahuna, Geric Lumiu mengungkapkan, ini merupakan terobosan yang baik ketika komoditi perikanan bisa langsung dipasarkan ke Internasional.

“Kami berharap, hal ini dapat berlangsung dalam jangka panjang, sehingga kualitas ikan hasil tangkapan nelayan sangihe dapat bersaing di Jepang bahkan di berbagai negara. Dan tentunya akan menjadi nilai jual yang baik bagi nelayan,”ungkap Lumiu

Lumiu juga menambahkan untuk ekspor perdana ikan Tuna melalui kapal malam ke Manado. Sebanyak 206 kilogram (Kg) ikan tuna dan 50 kg ikan layang sebagai sample. Nanti jika ikan Layang ini diminati pasar, maka pengiriman selanjutnya menggunakan Tol Laut. (allen)