Sangihe Menuju ‘Stop’ Penggunaan Bahan Plastik

SANGIHE, beritanusantara.co.id-Konsistensi Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk megurangi penggunaan bahan plastik terus dilakukan. Hal ini bertujuan guna kelestarian alam dan lingkungan di wilayah sangihe.

Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ch Hangau kepada media ini Rabu (22/5) mengatakan, dalam menekan sampah plastik Pemkab Sangihe akan melibatkan seluruh komponen daerah, karena hal tersebut merupakan aksi nyata yang harus dilakukan.

“Apalagi sudah ada surat yang diturunkan pemerintah tentang penekanan sampah plastik serta telah disikapi secara global oleh masyarakat dunia,” kata Hangau

Terkait dengan melibatkan seluruh komponen beserta masyarakat untuk pro aktif memerangi sampah plastik, menurut Hangau telah dilegitimasi lewat Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 39 Tahun 2018 dan saat ini sudah memasuki tahapan sosialisasi.

“Kalau untuk saat ini instansi di lingkup Pemkab Sangihe sudah tidak lagi menggunakan bahan dari plastik ketika menggelar acara pemerintahan maupun kegiatan dimasing-masing OPD, dan ini akan berlanjut ke masyarakat, karena kita sudah ada Perbub yang akan segera disosialisasikan,”ungkapnya.

Pula dikatakannya, langkah yang bakal diterapkan pemerintah dalam mesosialisasikan penekanan sampah plastik kepada masyarakat, diantaranya dengan mengajak masyarakat secara perlahan untuk tidak menggunakan bahan plastik saat berbelanja serta tidak membuang secara sembarangan sampah-sampah plastik serta sampah lainnya yang sulit terurai.

“Lewat sosialisasi minimal masyarakat memahami dampak dari sampah plastik dan secara perlahan mulai mengihindari menggunakan bahan dari pastik ketika hendak bebelanja atau membeli minuman ringan,”ujar Hangau

Ditambahkannya bahwa keseriusan Pemkab Sangihe dalam menekan sampah plastik, karena tak lepas dari wilayah Sangihe yang terdiri dari banyak pulau serta lautan luas, yang notabene sangat rawan terkontaminasi sampah plastik.

“Ini yang paling berbahaya ketika sampah plastik yang dibuang sembarang dan masuk ke laut dan mengakibatkan ikan dan kehidupan biota laut terancam, dan itulah sebabnya kita di Sangihe langsung menyikapinya ketika pemerintah pusat menurunkan surat tentang penanganan sampah plastik,”pungkasnya. (allen)

============================================================================== ******************* www.beritanusantara.co.id : Benar, Akurat dan Terpercaya ******************* ==============================================================================