Singal Ajak Orang Tounsea Lestarikan Bahasa

DIMEMBE, beritanusantara.co.id – Mantan bupati Minahasa Utara (Minut), Drs Sompie Singal, MBA selaku Paendon Tu’a (Ketua) Pa’impuluan Ne Tounsea Minut, sebuah organisasi yang mengedepankan persatuan dan persaudaraan keturunan Toar-Lumimuut asal Pakasaan Tonsea serta pelestarian Adat, pada beritanusantara.co.id mengatakan, Bahasa Tonsea adalah jatidiri yang tidak bisa punah, sehingga harus dilestarikan oleh generasi sekarang untuk diwariskan kepada generasi yang akan datang.

“Melestarikan Bahasa sebagai bagian dari adat Minahasa di Tanah Tonsea adalah kewajiban, sehingga saya mengajak seluruh keturunan Toar-Lumimuut dari Tonsea, agar tidak malu belajar dan menggunakan salah satu jatidiri yakni berbahasa Tousea,” kata Singal.

Ditemui baru-baru ini, Singal yang dikenal sangat dekat dengan pelestarian adat Minahasa Tonsea ini selanjutnya mendesak kepada seluruh pemangku kebijakan mulai tingkat desa, kecamatan hingga tingkat kabupaten, agar lebih menggalakkan lagi kegiatan-kegiatan berbau adat dan budaya Tonsea, dan pasti menggunakan Bahasa pengantar yakni Bahasa Tonsea.

“Jika ada seruan seluruh intansi terkait mulai dari tingkat desa atau wanua dalam bertutur sehari-hari masyarakat di setiap wilayah Minut ini menggunakan Bahasa daerah Minahasa Tonsea, sudah pasti tanpa dibuat program pelestarian, Bahasa itu akan lestari dengan sendirinya, sebab Torang nyanda malo kalu bacirita kong pake Bahasa Tonsea. Dan lagi sangat baik lagi jika dalam ada kegiatan-kegiatan berbau adat dan budaya yang secara khusus untuk Bahasa Tonsea,” jelas pria yang berdomisili di Matungkas salah satu desa yangh dikenal sangat menghormati adat dan budaya Tonsea ini. (mt)