SSK :  Manado Layak Pusat Produksi dan Perdagangan Hasil Pertanian

MANADO, beritanusantara.co.id -Pengusaha wanita Manado yang berkiprah di Jakarta dan Mancanegara Ir.Sonya Selviana Kembuan, penggagas hastag #HarapanBaru, berniat mewujudkan kota Manado sebagai salah satu pusat produksi sekaligus pusat  perdagangan hasil-hasil pertanian di wilayah Indonesia Timur.l”Saya melihat peluang menjadikan kota Manado sebagai pusat untuk produksi sekaligus sebagai pusat perdagangan untuk hasil pertanian masih terbuka lebar, asal ditata sistemnya oleh pemerintah dan pengusaha diberikan pemahaman serta fasilitas sehingga dapat melirik peluang usaha di sektor hasil pertanian seperti Kelapa, Cengkeh, Pala, Jagung dan hasil pertanian lain serta produk turunannya,” kata Insinyur jebolan Pertanian Unsrat Manado ini.
Selanjutnya wanita pekerja yang menghabiskan masa sekolah hingga sarjana di Titiwungen Utara,  ini menyebutkan, Agricultural Production and Trade Center yang dikelolah oleh Pemerintah Kota Manado ini, dilengkapi dengan regulasi-regulasi yang menjamin petani, pedagang bahkan seluruh intrumen yang terlibat dengan sistem ini, sehingga bekerja secara pasti dan menghasilkan.

“Manfaat dengan adanya Agricultural Production and Trade Center ini, antara lain mengembangkan produk produk olahan dari hasil pertanian sehingga memiliki nilai jual yang tinggi dan diterima pasar internasional yang saat ini masih memiliki peluang besar, kemudian secara langsung memberikan jaminan terhadap kestabilan harga di tingkatan petani, sebab sistem perdagangan dilaksanakan secara terbuka, langsung dan sistematis, sehingga petani secara langsung melihat hasil perdagangan dan kapan menjual hasil pertanian yang dimilikinya, sesuai dengan kebutuhan pasar. Dan peran pemerintah disini adalah menentukan ambang batas bawah dan ambang batas atas terhadap harga komoditas, ini beralasan sehingga baik petani maupun pedagang sama sama meraup keuntungan dari fluktuasi harga yang terjadi,” jelas SSK.
Selain menjadikan pusat perdagangan pertanian, Kota Manado menurut peraih penghargaan New Milenium Award 25Th Golden Award for Tecnology and Quality Management di Geneva Swiss ini, perlu diberikan berbagai sentuhan modernisasi layaknya kota berkembang seperti penataan dan penyediaan transportasi massa yang layak dan nyaman, trotoar yang aman dan ramah kaum Difabel atau Disabilitas. “Pokoknya kota Manado ini masih sangat berpeluang untuk berubah kearah yang lebih maju bersama pemerintah yang benar-benar berkomitmen untuk kemajuan dan kemandirian,” kata wanita pekerja keras berdarah Langowan ini. (mt)