Terobos Tantangan Alam, VAP Kunjungi Rakyat di Kepulauan

Komitmen Seorang Bupati di Minahasa Utara

SOSOK Vonnie Aneke Panambunan (VAP), Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) adalah seorang wanita pemberani yang tetap bersemangat ketika panggilan tugas melaksanakan kunjungan kerja ke beberapa desa, bertemu dengan rakyat yang berada di kepulauan wilayah kebupaten yang dipimpinnya.

Panas menyengat serta terpaan gelombang, bahkan kondisi pesisir pantai yang tidak memungkinkan untuk sandar kapal, mengharuskan bupati VAP turun ke darat dengan menggunakan perahu atau rakit yang telah disedikan untuk dinaiki orang nomor satu di Minut ini.

“Saya tidak kaget dengan kondisi alam dikepulauan, sebab sudah beberapa kali melaksanakan kunjungan sejak kali pertama mencalonkan diri sebagai bupati,” aku VAP, Jumat (27/07/2018) diatas KM Bima Sena kapal plat merah milik Basarnas Manado, yang memuat rombongan Bupati ini, berlayar dari Pelabuhan Munte Likupang Barat sekira pukul 05.54 Wita.

Didampingi sebagian besar pejabat dan staf Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD), VAP dengan santai dan penuh semangat menjawab kerinduan warga kepulauan di empat pulau wilayah tiga kecamatan, Kecamatan Wori, Likupang Timur dan Likupang Barat, dan mengawali kunker, VAP dan rombongan berkunjung ke Desa Tatampi, Desa Nain, Desa Nain 1 dan berakhir di Desa Tinongko.

Sambutan hangat warga terutama para lansia tak luput dalam beberapa pertemuan, bahkan beberapa diantaranya terlihat menangis haru saat bertemu Bupati.

Di Desa Tatampi, Desa Nain dan Desa Nain 1 Bupati VAP melalui dinas terkait, bupati memberikan bantuan berupa alat pertanian, alat kesehatan, obat-obatan dan perlengkapan sekolah.

Khusus di Desa Tatampi, bekerja sama dengan Bank Mandiri, Bupati menyerahkan secara simbolis bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) bagi beberapa keluarga.

Bupatipun berdialog dengan warga yang kemudian dilanjutkan dengan berbagi berkat berupa bantuan uang tunai kepada warga mulai dari lansia sampai dengan anak-anak.

Ketika hendak turun ke desa Tinongko, Bupati VAP yang dikawal ajudan Bripka Jenni Ershi, sang putera Daniel Rumumpe dan tokoh agama, harus menggunakan rakit yang telah dipersiapkan.

Di desa Tinongko, bupati selain menyerap aspirasi rakyat juga memberikan bantuan berupa alat-alat pertanian, obat-obatan, alat kesehatan, perlengkapan sekolah dan bantuan bagi gereja masing-masing sebesar Rp 10 juta.

Bahkan VAP juga memberikan bantuan rehabilitasi lapangan olahraga dan pengembangan kelompok Karang Taruna desa.

“Bagi rumah ibadah yang belum pernah menerima bantuan, silahkan ajukan proposal ke pemkab Minut dan akan diberikan bantuan masing-masing sebesar Rp. 10 juta, dananya sudah ada,” ujar Bupati VAP disambut meriahnya warga yang bertepuk tangan, usai VAP menandatangani prasasti peresmian Kantor Hukum Tua Tinongko.

Dalam kegiatan hari pertama, bupati didampingi Sekda Minut Ir Jemmy H Kuhu, Kapolsek Likupang AKP Steven Simbar, Kapolsek Wori Iptu Karel Lasut, Plt Kepala Kantor Badan Pencarian dan Penyelamatan Manado Jefry Mewoh, Camat Wori Edward Tamamilang, Staf Ahli, Kabag Humas dan Protokol Pemkab minut Chresto Palandi SSTP MSi, Asisten 1 Rivino dondokambey, para Kepala Badan, jajaran Kepala Dinas serta staf, Babinsa jajaran Koramil 1309 Wori.

Di hari kedua, Sabtu (28/07/2018), tetap menumpangi KM Bima Sena, Bupati dan rombongan mengunjungi Desa Kahuku Kecamatan Likupang Timur dan Desa Gangga 1 Kecamatan Likupang Barat.

Di Desa Kahuku selain menyerahkan bantuan yang sama seperti pada hari pertama, Bupati Panambunan meresmikan Kampung KB dengan menandantangani prasasti pencanangan yang disaksikan oleh warga dan masing-masing Hukum Tua Desa Kahuku Imanuel Tinungki, Desa Ehe Rohyati Sentinuwu, Desa Lihunu Ventje Yohandatang dan Desa Libas Abdel Tukunang.

Selesai kunker di Pulau Bangka, dilanjutkan kemudian ke Pulau Gangga, Desa Gangga 1 Kecamatan Likupang Barat yang disambut gembira oleh warga. Bupati juga bertemu dengan para hukum tua Desa Wawunian, Desa Talise, Desa Aerbanua, Desa Kinabuhutan dan Desa Gangga 2.

Memulai sambutannya, Bupati VAP mengatakan, kunjungan dirinya bersama rombongan sebenarnya sudah dijadwalkan sejak 2 bulan yang lalu, tapi saat itu, menurut kabar ombak di laut sedang tinggi dan berbahaya jika berlayar sehingga kunjungan ditunda.

“Tapi saat ini, saya katakan ombak besar atau kecil saya harus kunjungi warga di pulau karena saya rindu untuk bertatap muka langsung dengan warga sekaligus membawa bantuan,” tukas VAP dihadapan warga disambut tepuk tangan haru warga yang hadir.

Di desa ini Bupati Panambunan berdialog dengan tokoh agama terkait kesejahteraan bagi mereka yang bertugas di pulau-pulau.

“Mulai kami bertugas di pulau ini, sudah 3 tahun kami tidak pernah menerima tunjangan khusus dari Pemkab Minut untuk itu kami minta perhatian bupati sekiranya bisa memperhatikan kesejahteraan kami,” tukas salah satu pendeta kepada VAP.

Menurut bupati untuk tokoh agama yang bertugas di pulau terluar mendapatkan insentif dari pemerintah

“Untuk gereja dan masjid yang belum menerima bantuan Rp 10 juta silahkan buat proposal dan diajukan ke bagian kesra. Juga bagi tokoh agama yang belum pernah menerima insentif dari Pemkab silahkan didata dan dilaporkan,“ ujar bupati disambut gembira tokoh agama dan warga.

Dalam acara kunker, Bupati VAP, didampingi Kabag Humas dan Protokol Chresto Palandi SSTP MSi, bersama dinas terkait memberikan bantuan berupa alat pertanian, alat kesehatan, obat-obatan dan perlengkapan sekolah sekaligus memberikan bantuan uang tunai kepada warga yang hadir, terutama bagi lansia.

Usai kunjungan saat hendak kembali ke pelabuhan Munte, air laut yang surut membuat perahu pengangkut tidak bisa merapat ke bibir pantai. Bupati Panambunan dengan menumpang sepeda motor, menuju dermaga di Gangga Resort yang berjarak sekira satu kilometer menuju pantai.

Pendamping bupati dalam pelaksanaan kegiatan hari kedua para Kepala SKPD Dinas terkait, Camat Likbar Jorry Tintingon SAP, Camat Liktim Donny Rondonuwu.(mt/humas/advertorial)