Tomohon Tidak Lagi Mengenal Hari Pramuka?

TOMOHON, beritanusantara.co.id – Secara spektakuler, lewat beberapa ivent yang digelar, Kota Tomohon memang mampu menarik perhatian dunia di bulan Agustus ini. Sayangnya, dibalik efouria itu, ada hal prinsip yang dikorbankan dan diabaikan bahkan dilupakan, yakni terkesan sudah tidak lagi mengenal hari Pramuka.

Gerakan Pramuka yang telah eksis selama 57 tahun sejak tahun 1961 itu, seperti kehilangan marwahnya di Tomohon. Realitanya, momentum 14 Agustus yang ditetapkan sebagai hari Pramuka justru diisi dengan hal lain, yang sedikitpun tidak mencerminkan hal-hal yang berkaitan dengan ke-Pramuka-an. Padahal, secara nasional tema yang dianggkat tahun ini adalah Pramuka Perekat NKRI, dengan sub tema, Ayo Kita Wujudkan Pramuka Sebagai Pelaku Perubahan Untuk Membangun Bangsa Yang Bermartabat.

Hilang lenyapnya kegiatan kepanduan bagi generasi muda ini menuai kritik dari Tokoh Generasi Muda Tomohon, Marchel Pontoh. “Sangat disayangkan, gerakan Pramuka seolah-oleh telah dilupakan pemerintah. Padahal, jika ditarik ke tahun-tahun sebelumnya, hari Pramuka selalu diperingati dengan berbagai kegiatan. Bahkan, tiap tanggal 14 agustus ada upacara hari Pramuka yang dilanjutkan dengan parade atau deviley khusus Pramuka dari semua sekolah atau gugus depan,” sebut Marchel.

Menariknya lagi, Marchel ikut menyindir pemerintah kota yang dianggapnya telah merobah hari Pramuka di Tomohon. “Sangat mengherankan, Pramuka sepertinya sudah tidak ada di Tomohon, atau mungkin sudah diganti tanggal dan bulan untuk hari ulang tahun Pramuka di Kota Tomohon,” sindir Marchel saat dihubungi media ini lewat aplikasi telephon messengger.

Kekesalan atas hal ini, ikut pula dituangkan lewat postingan dalam akun facebook miliknya.

Berikut kicauannya :

Wktu skolah dulu tiap tgl 14 agustus upacara hari pramuka ..kyp skrg so nda ada dang ??atw so pindah tanggal dg bln stw ..

Namun begitu, akun atas nama Jane Suawah menampik hal itu ketika memberikan respon postingan milik Marchel. Menurut Jane, ada kegiatan upacara yang dipusatkan di SMA Kristen Tomohon.

Penulis : Jeffrie R. Montolalu