Upacara Peringatan HUT TNI Ke-73, Dandim 1310/Bitung Bertindak Sebagai Irup

BITUNG, beritanusantara.co.id – Upacara peringatan HUT Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-73 tahun 2018 di Makodim 1310/Bitung Kelurahan Madidir Unet Kecamatan Madidir Kota Bitung dan diikuti sekira 200 peserta upacara, Kamis (04/10/2018) berlangsung lancar dan aman.

Upacara peringatan dengan Tema “PROFESIONALISME TNI UNTUK RAKYAT” ini, bertindak sebagai inspektur upacara Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat, S. Sos. dan sebagai komandan upacara Danramil 1310-02/Lembeh Lettu Inf Fredrik Liwutang.

Masing-masing sebagai petugas upacara yakni perwira upacara oleh Pasi Pers Dim 1310/Bitung Kapten Inf Arifin Honggul, Pengucap Sapta Marga oleh Pasi Intel Dim 1310/Bitung Lettu Czi Sardi O. Mamonto, SH.

Dalam amanatnya Panglima TNI seperti yang dibacakan Inspektur upacara, intinya menyampaikan, Selaku insan yang beriman dan bertakwa, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, atas limpahan rahmat kesehatan serta kekuatan dari-Nya, pada hari ini kita dapat mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Tentara Nasional Indonesia dalam keadaan sehat walafiat. Upacara dilaksanakan secara serentak dari Sabang sampai Merauke secara sederhana namun khidmat. Pada kesempatan ini pula marilah kita sejenak memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar meringankan beban yang menimpa saudara-saudara kita di Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong. Demikian pula beban yang masih diderita saudara-saudara kita di Lombok. Semoga kekuatan dan ketabahan menyertai saudara-saudara kita dalam upaya memulihkan kembali kondisi sebagaimana sedia kala. Semoga pula apa yang telah kita lakukan bersama, baik dalam bentuk bantuan secara fisik maupun dukungan doa, dapat meringankan musibah dan mempercepat upaya pemulihan tersebut.

Oleh karenanya sangat tepat apabila peringatan HUT TNI ke-73 tahun 2018 ini, mengambil tema Profesionalisme TNI Untuk Rakyat. Tema singkat namun padat ini mengandung makna bahwa TNI yang senantiasa ditingkatkan profesionalismenya melalui berbagai pendidikan, latihan, persenjataan, alutsista serta dipenuhi kesejahteraannya oleh negara, adalah semata-mata untuk seluruh rakyat Indonesia. Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di bidang informatika, siber, komunikasi, transportasi, biomolecular, militer, ruang angkasa, dan lain sebagainya. Konsep-konsep inipun mengaburkan filosofi perang konvensional, selain melahirkan dimensi-dimensi ruang palagan baru, juga menggeser dimensi waktu karena perang-perang tersebut terjadi dimasa damai. TNI sebagai satuan siaga harus membantu pemerintah dalam mengatasi Terorisme, penegakan hokum di laut, pengamanan wilayah udara, serta terlibat dalam pengamanan even-even strategis nasional dan internasional, seperti pengamanan Asean Games, Asian Para Games, dan pengamanan siding tahunan IMF-World Bank di Bali. Belajar dari pengalaman masa lalu, mencermati perkembangan dimasa kini dan memperhatikan tantangan-tantangan di masa depan, maka TNI harus terus mentransformasi diri menjadi kekuatan militer yang professional, handal dan kapabel menghadapi berbagai bentuk ancaman dan gangguan. Dalam tugas -tugas selain perang, TNI juga terlibat dalam pengamanan Pemilu. TNI berkomitmen untuk terus menjaga Netralitas dalam pelaksanaan Pemilu tahun 2019. Salah satu kuncinya adalah tekad TNI untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta serta menjadi benteng bagi keutuhan NKRI.

Untuk itu saya akan memberikan penekanan-penekanan kepada seluruh prajurit TNI dimanapun berada, untuk dipedomani dan dilaksanakan, sebagai berikut :

“Pertama, perkokoh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta luaskan hati untuk terus beribadah, karena hanya kepada-Nya lah kita berserah diri dan mendapatkan kekuatan.

Kedua, pertahankan dan tingkatkan soliditas TNI serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa.

Ketiga, tingkatkan kewaspadaan dan profesionalisme karena setiap saat tugas selalu menanti, menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang dilimpahkan kepada TNI.

Keempat, mantapkan netralitas TNI baik sebagai individu maupun satuan dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019.

Kelima, jalanilah setiap tugas secara ikhlas, karena setiap tugas semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini,” tegas Panglima TNI.

Terlihat sebagai tamu dan undangan HUT TNI ke-73 antara lain, Mewakili Pemkot Bitung, Sekot Bitung DR. Audy Pangemanan, Letkol Laut (P) Muh Yasir S. (Pas Forgar Satrol Lantamal VIII/Bitung) mewakili Dansatrol Bitung, Letkol Inf  Decky R. Wenas (Dansecata Rindam XIII/Mdk), AKBP Philemon Ginting, SIK, MH (Kapolres Bitung), Dir Polair Polda Sulut diwakili oleh AKBP Jufri, SH, Lettu Cpm Charles Katuuk (Dansub Pom Bitung), Ibu Ariana Juliastuty, SH, MH (Kajari Bitung), Bpk. Muh. Alfi Sahrin Usup, SH.MH (Kepala Pengadilan Negeri/Perikanan Bitung Kelas 1 B), Para Perwira pertama TNI/Polri, Ibu-ibu Persit dan Jalasenastri, Para LVRI dan Para Tokoh. sedangkan pasukan upacara, Kelompok Korsik, 2 SST Kodim 1310/Bitung, 1 SST Secata Rindam XIII/Mdk, 1 SST Polair Polda Sulut, 1 SST Sabhara Polres Bitung, 1 SST Satpol PP Bitung, 1 SSR ASN Pemkot Bitung dan 2 SST Siswa-Siswi Pramuka.

Upacara peringatan HUT TNI ke-73 diakhiri dengan penyerahan Piagam penghargaan kepada perwakilan dari masing-masing sekolah yang ada di kota Bitung atas partisipasi dalam mensukseskan pemecahan Rekor Muri Tari Gemu Famire dengan peserta terbanyak, yang diserahkan oleh DR. Audy Pangemanan (Sekot Bitung) mewakili Walikota Bitung, selanjutnya oleh unsur Forkopimda kota Bitung diakhiri Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat, S.Sos.(mt/***)