Watutumou II Pilot Projeck Restrukturisasi Perangkat Desa

KALAWAT, beritanusantara.co.id – Desa Watutumou II Kecamatan Kalawat menjadi Pilot Projeck (percontohan)  dalam pelaksanaan restrukturisasi perangkat desa. Restrukturisasi perangkat desa di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mutlak dilaksanakan mengacu pada Perbub Minut Nomor 17 tahun 2019 tentang pengangkatan dan pemberhentianperangkat desa. Menurut pantauan setelah turunnya Perbup nomor 17 ini baru desa Watutumou II yang menggelar restrukturisasi.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala dinas social dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bobby Nayoan SH.
“Kami telah memberikan beberapa petunjuk terkait dengan pelaksanaan restrukturisasi perangkat desa sesuai dengan peraturan bupati (Perbup)  nomor 17 tahun 2019. Desa Watutumou II telah memulai tahapan yang dimulai dengan pembentukan panitia yang bertugas melaksanakan mekanisme penjaringan dang penyaringan perangka. Sesuai dengan pengamatan kami mereka telah menjalankan proses dengan baik. Hal ini dapat menjadikan Desa Watutumou II sebagai pilot projeck dalam pelaksanaan amanat Perbup nomor 17 ini,” jelas Nayoan saat ditemui wartawan.
Informasi yang diterima, sesuai dengan Perbup nomor 16 tahun 2019 tentang tatakelola pemerintahan desa, struktur yang akan dipilih adalah satu orang Sekdes, tiga orang Kepala Urusan, tiga orang Kepala Seksi dan 10 orang Kepala Jaga atau Kepala Lingkungan
Sementara itu terpisah, Hukum Tua Desa Watutumou II saat ditemui Rabu (19/06/2019) mengaku Tim Penjaringan ditetapkan melalui rapat desa terdiri dari Ketua Inti Rantaola SH (BPD),Sekretaris Troitje Balangsawang S.Pd (unsur pendidikan) , Anggota Pdt. Amelia Kairupan MTh (tokoh agama), Pdt Melki Mamesah (agama), dan Fredrik Tewu (tokoh masyarakat).
“Setelah dibuka pendaftaran maka sebanyak 35 orang  telah melakukan pendaftaran. Mereka terdiri dari lulusan SMP bagi perangkat desa yang sedang menjabat, sedangkan yang baru mendaftar menggunakan ijasah SMA sampai sarjana,” terang  Bawanda didampingi Ketua Tim Rantaola.
Menurut Bawanda, pada pendaftaran pertama yang dibuka  tanggal 27 Mei, belum ada yang mendaftar pada posisi kepala jaga 4 dan 9, sehingga dibuka lagi pendaftaran yang kedua pada tanggal 17 sampai 19 Juni.
“Rekrutmen perangkat desa ini kami laksanakan dengan sebaik mungkin sesuai dengan amanat perbup sehingga diharapkan Desa Watutumou II kelak bisa mengangkat perangkat desa yang berkualitas yang bisa bekerja dengan baik dan ikut memberikan masukan inovasi dalam membangun desa,” ujar Bawanda yang mengaku trenyuh melihat perangkat desa lama yang akan tereliminir, sebab para pendaftar beberapa berijasah sarjana .
“Mereka sudah bekerja lama dengan kami, namun ini merupakan aturan yang harus dilaksanakan, ksmi berharap memperoleh perangkat yang mempunyai kemampuan kerja yang maksimal. Sebab perangkat desa mulai tahun depan menurut aturan akan mendapatkan penghasilan tetap(Siltap) setara dengan paratur Sipil Negara (ASN) golongan 2A,” tutup Bawanda. (mt)

============================================================================== ******************* www.beritanusantara.co.id : Benar, Akurat dan Terpercaya ******************* ==============================================================================