Yunardi : Waspada Penipuan Yang Mengatasnamakan Kajari Sangihe

SANGIHE, beritanusantara.co.id – Modus penipuan dengan mengatasnamakan Kajari Kepulauan Sangihe semakin marak. Seperti belum lama ini, Salah satu korban penipuan yakni Kapitalaung Mahangetang yang kini berstatus tersangka dalam dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dana Desa (DanDes) di Kejaksaan Negeri (Kejari).

Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Itulah yang dialami oknum kapitalaung tersebut. dirinya harus kehilangan uang senilai Rp 150 Juta setelah menerima telpon dari orang yang mengaku Kepala Kejari Sangihe. Uang sebanyak itu langsung ditransfer rekening BNI, dengan alasan kasus yang dihadapi Anto akan SP3.

Ditemui di ruang kerjanya, Selasa, (1/12), Kepala Kejari Sangihe Yunardi, terkait hal ini menjelaskan, minggu lalu kapitalaung tersebut datang ke Kejari Sangihe untuk memberitahukan apa yang dialaminya. Pihak Kejari pun langsung mencari tahu di Bank tempat Anto melakukan trasnfer uang. Ternyata uang Rp 150 Juta itu sudah ditarik pelaku yang tak diketahui identitasnya di Bekasi.

“Padahal kami tak pernah melakukan atau memerintahkan untuk menghubungi kapitalaung ini guna mengirimi uang sejumlah itu. Apalagi dengan alasan menghentikan dugaan kasus tersebut,”jelas Yunardi

Lebih lanjut, Kajari memerintahkan Kasi Pidus mendampingi Kapitalaung ke Polres Sangihe untuk melaporkan kejadian tersebut. Dirinya pun menghimbau dan mengingatkan kepada masyarakat maupun jajaran Pemkab untuk tidak terpengaruh dengan aksi penipuan mengatasnamakan Kejaksaan apalagi sampai meminta uang.

“Sehingga terkait dengan ini saya sudah menyurat dan menghimbau kepada seluruh SKPD, Camat, hingga perangkat kampung, untuk tidak mengindahkan dan tidak menghiraukan terkait dengan orang yang mengatasnamakan Kajari, Kassi-Kassi maupun pegawai di kejaksaan untuk meminta uang kalaupun ada segera konfirmasi jangan sampai terulang seperti ini,”tutp Yunardi. (allen)